Rabu, 13 Mei 2026

Bikin Tana Toraja 'Masero', Pemda Kerahkan ASN Bersih-Bersih Makale 

Puluhan bahkan ratusan karung berisi sampah berhasil dikumpulkan dan dinaikkan ke truk untuk dibuang ke TPA.

Tayang:
Penulis: Apriani Landa | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Bikin Tana Toraja 'Masero', Pemda Kerahkan ASN Bersih-Bersih Makale 
TribunToraja/Apriani
TANA TORAJA MASERO - Kepala Dinas Pariwisata Tana Toraja, Adelheid Sosang, membersihkan sampah di sekitar kolam Makale, Kamis (5/6/2025). Aksi ini menjadi bagian dari Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang tahun ini mengangkat tema "Hentikan Polusi Plastik". 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Pemda Tana Toraja ikut bergerak dalam rangka Hari Lingkungan Hidup se Dunia yang diperingati tiap tanggal 5 Juni.

Hari Lingkungan Hidup tahun ini mengangkat tema "Hentikan Polusi Plastik".

Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai SKPD dalam lingkup Pemda Tana Toraja dan juga instansi lainnya seperti perbankan dikerahkan untuk membersihkan areal di Kota Makale, Kamis (5/6/2025) pagi.

Sebelum melakukan aksi bersih-bersih, dilakukan apel bersama di Plaza Kolam Makale yang dipimpin Wakil Bupati Tana Toraja, Erianto Laso' Paundana.

Dalam momen ini, Erianto membacakan pesan dari Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, yang mengajak semua masyarakat Tana Toraja untuk ikut berperan aktif dalam menjaga lingkungan dan bumi.

Berbagai cari yang bisa dilakukan yang dimulai dari kebiasaan hidup sehari-hari. Misalnya ambil makanan dan habiskan, belanja kebutuhan bukan yang diinginkan.

Selain itu, mengurangi bahkan menghentikan penggunaan plastik, bawa kantong belanja, tidak menggunakan sedotan plastik, dan membawa air minum dalam tumbler untuk mengurangi penggunaan botol plasti sekali pakai.

"Itu yang kita juga gerakkan masyarakat Tana Toraja, sesuai denga misi kita menjadikan Tana Toraja Masero, salah satunya masero lingkungan dan diri," kata Wakil Bupati Erianto.

Dalam momen ini, ASN yang hadir pun bergerak ke beberapa spot di Kota Makale untuk membersihkan sampah-sampah plastik yang berserakan. Seperti areal Pasar Seni, Kolam Makale, Sungai Surame, Pasar Makale, areal Rutan, dan daerah lainnya.

Dengan membawa karung, mereka mengisi sampah-sampah plastik. Bahkan selokan dan sungai pun tidak luput dari pembersihan ini.

Kepala Dinas pun terjun bersama pegawainya membersihkan sampah. Puluhan bahkan ratusan karung berisi sampah berhasil dikumpulkan dan dinaikkan ke truk untuk dibuang ke TPA.

"Ini untuk Tana Toraja Masero," kata Kepala Dinas Pariwisata Tana Toraja, Adelheid Sosang, di sela-sela aksinya memungut sampah.

Dengan aksi ini akan berdampak baik pada lingkungan, kesehatan, dan juga laju pembangunan.

Pasalnya, jika tidak bergerak dari sekarang, maka Indonesia dan juga dunia akan masuk dalam krisis sampah plastik di masa mendatang.

Di mana, jika dibiarkan, maka akan ada 23-30 juta ton plastik akan "bocor" ke lautan pada tahun 2040. Ini akan merusak lingkungan dan juga keragaman hayati.

Mulai sekarang bergerak bersama menjaga lingkungan, tidak membuang sampah sembarang tempat, khususnya sampah plastik.
(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved