Usai Kabupaten Pati, Giliran Bone Ricuh Akibat Keputusan Menaikkan PBB-P2
Mereka menuntut pembatalan kebijakan kenaikan PBB-P2 yang dinilai membebani warga di tengah kondisi ekonomi sulit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/warga-bone-tolak-kenaikan-pbb.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Gelombang protes menolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) kini merembet ke Sulawesi Selatan.
Setelah kerusuhan di Pati, Jawa Tengah, Rabu (13/8/2025), giliran Kabupaten Bone yang dilanda aksi ricuh pada Kamis (14/8/2025).
Ratusan massa dari berbagai elemen masyarakat dan mahasiswa memadati halaman Kantor Bupati Bone, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Tanete Riattang Barat.
Mereka menuntut pembatalan kebijakan kenaikan PBB-P2 yang dinilai membebani warga di tengah kondisi ekonomi sulit.
Kericuhan pecah ketika massa memaksa maju menuju pintu masuk kantor bupati untuk menyampaikan aspirasi langsung.
Barikade polisi dan Satpol PP yang berjaga mencoba menahan, namun dorong-dorongan tak terhindarkan.
Suasana semakin panas saat botol air dilemparkan ke arah aparat, disusul teriakan kekecewaan karena Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman tak kunjung menemui massa.
“Banyak warga mengeluh, pajaknya naik sampai dua kali lipat. Ini tidak masuk akal,” teriak seorang orator melalui pengeras suara.
Aparat berulang kali mengimbau agar massa tidak anarkis.
Beberapa demonstran sempat menyiramkan air mineral ke arah petugas, namun bentrokan fisik besar berhasil dicegah.
Hingga aksi berakhir, bupati tetap tidak keluar, hanya perwakilan Pemkab yang menerima pernyataan sikap.
Massa berjanji akan kembali turun ke jalan jika tuntutan diabaikan.
Kericuhan di Bone ini mengikuti jejak Pati sehari sebelumnya, yang berakhir lebih parah.
Di Pati, bentrokan antara puluhan ribu warga dan aparat membuat 34 orang luka-luka, termasuk tujuh anggota Polri.
Polisi menangkap 11 orang yang diduga provokator, sebagian melempar batu, genteng, dan membakar mobil provos Polres Grobogan.
Aksi di Pati dipicu kebijakan Bupati Sudewo yang menaikkan PBB hingga 250 persen.
Meski kebijakan tersebut sudah dibatalkan, tuntutan agar Sudewo mundur tetap menggema.(wahdah)
| Latihan Renang untuk Daftar TNI, Pemuda Bone Tewas Tenggelam di Sungai Useng |
|
|---|
| Pria Misterius di Pati, 8 Tahun Tak Keluar Rumah, Meninggal Dalam Rumah Penuh Sampah |
|
|---|
| KPK Dalami Dugaan Fee Proyek DJKA dalam Pemeriksaan Bupati Pati Sudewo |
|
|---|
| Kota Makale Minim Tanah Lapang, Anak-anak Jadikan Pasar Seni Makale Lapangan Bola |
|
|---|
| Tedong Bonga Kini Diakui Sebagai Kekayaan Intelektual Komunal Toraja |
|
|---|