Rabu, 8 April 2026

Virus African Swine Fever Mereda, Harga Babi di Toraja Utara Stabil

Ia menambahkan bahwa harga jual biasanya ditentukan berdasarkan ukuran dan bobot tubuh babi, bukan semata dari umur.

Tayang:
zoom-inlihat foto Virus African Swine Fever Mereda, Harga Babi di Toraja Utara Stabil
Lilis/Tribun Toraja
HARGA BABI - Kondisi kandang babi milik salah satu warga di Tana Toraja. Banyaknya warga yang pelihara babi membuat harga babi alami penurunan 

TRIBUNTORAJA.COM - Harga babi di Toraja Utara terpantau stabil.

Berdasarkan pemantauan di Pasar Hewan Bolu, Kecamatan Rantepao, Senin (21/7/2025), tidak terjadi lonjakan maupun penurunan signifikan dibandingkan bulan sebelumnya.

Untuk babi berumur empat bulan ke atas, harga berada di kisaran Rp 4 juta per ekor.

Sementara babi dengan panjang lebih dari satu meter dipatok antara Rp 6 juta hingga Rp 7 juta, tergantung kondisi fisik dan kualitas hewan.

Menurut Santoso, seorang peternak babi di Toraja Utara, stabilnya harga bukan disebabkan oleh melemahnya permintaan pasar, melainkan karena pasokan bibit dan ternak hidup yang mulai membaik.

“Harga stagnan karena bibit-bibit sudah mulai ada lagi di kandang. Virus juga sudah tidak ada, jadi peternak mulai beternak seperti biasa,” ujar Santoso.

Ia menambahkan bahwa harga jual biasanya ditentukan berdasarkan ukuran dan bobot tubuh babi, bukan semata dari umur.

“Babi umur lima bulan tapi tubuhnya besar, itu bisa dihargai sama dengan yang umur enam atau tujuh bulan,” jelasnya.

Santoso juga menyebut bahwa proses pemulihan pasca wabah African Swine Fever (ASF) mulai menunjukkan hasil.

Para peternak yang sebelumnya kesulitan mendapat bibit, kini sudah bisa memulai kembali siklus pembesaran ternak.

Meskipun harga pakan seperti dedak dan sayuran terus mengalami kenaikan, para peternak tetap menjaga angka penjualan saat ini agar tetap kompetitif di pasar.

“Memang pakan naik, tapi masih bisa dihitung untungnya. Yang penting jual tetap jalan,” ujar pria dua anak itu sambil merawat kandang babinya.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved