Kamis, 9 April 2026

Psikiater: Kecanduan Judi Online Bisa Jadi Tanda Trauma

Psikiater dr. Jiemi Ardian ungkap kecanduan judi online bisa terkait trauma yang belum terselesaikan. Penanganan profesional penting demi...

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Psikiater: Kecanduan Judi Online Bisa Jadi Tanda Trauma
Freepik
JUDI ONLINE - Foto ilustrasi. Psikiater dr Jiemi Ardian ungkap kecanduan judi online bisa terkait trauma yang belum terselesaikan. Penanganan profesional penting demi kesembuhan menyeluruh. 

TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA – Psikiater dr Jiemi Ardian SpKJ mengungkapkan bahwa sebagian kasus kecanduan judi online (judol) berakar pada trauma yang belum terselesaikan.

Menurutnya, banyak orang yang terjebak dalam perilaku kecanduan karena berusaha melupakan luka batin dengan mencari sensasi kesenangan secara ekstrem.

“Sebagiannya itu karena trauma makanya dia kecanduan, berusaha mengisi kesenangan dengan cara ekstrem, berusaha mengisi kesenangan yang besar, yang kalau orang normal enggak butuh intensitas kesenangan sebesar itu,” kata Jiemi, Minggu (13/7/2025), dikutip dari Antara.

 

 

Dokter lulusan Universitas Sebelas Maret Surakarta itu menjelaskan, individu dengan trauma cenderung membutuhkan pelampiasan dalam bentuk kesenangan yang intens.

Kondisi ini membuat mereka lebih rentan kecanduan karena judi online menawarkan akses cepat terhadap sensasi senang yang besar.

Jiemi menambahkan, trauma yang tidak ditangani dengan baik tidak hanya memicu kecanduan, tetapi juga dapat memunculkan perilaku kasar atau sifat temperamental.

 

Baca juga: Selain Judi Online, Penerima Bansos Pakai Uangnya untuk Mendanai Terorisme

 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa berhenti dari judi online saja tidak otomatis berarti seseorang telah sembuh sepenuhnya dari trauma.

“Jadi, kita tidak bisa menganggap sembuh judi itu hanya sebatas abstinence atau berhentinya judi,” ujar Jiemi.

“Tapi berhentinya judi dan hilangnya gejala aneh-aneh yang lain atau gejala mengganggu yang lain, itu baru kita bisa sebut sebagai sembuh.”

 

Baca juga: 571 Ribu Warga Miskin Pakai Duit Bansos untuk Judi Online

 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved