Studi MIT: Pemakaian ChatGPT Picu Penurunan Aktivitas Otak hingga 55 Persen
Penelitian MIT mengungkap penggunaan ChatGPT berpotensi membuat otak manusia kurang aktif hingga 55 persen. Dampaknya terasa pada kemampuan...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ilustrasi-ChatGPT-lhsf.jpg)
Kelompok Brain-only justru menunjukkan peningkatan signifikan pada konektivitas otak di seluruh pita frekuensi EEG saat diberi akses menggunakan AI untuk topik yang sudah familiar.
Peneliti mengingatkan bahwa dampak negatif penggunaan AI seperti ChatGPT tidak hanya soal penurunan daya pikir kritis, tetapi juga berpotensi mengganggu memori otak.
“Studi ini menunjukkan potensi penurunan keterampilan belajar akibat penggunaan AI. Peserta kelompok LLM mencatat hasil yang lebih rendah dibanding kelompok Brain-only di seluruh tingkatan penilaian,” demikian kesimpulan tim MIT.
Meski riset ini masih dalam tahap awal dan belum melewati proses peer review, para peneliti MIT menegaskan pentingnya keseimbangan penggunaan teknologi agar manusia tetap mempertahankan kemampuan berpikir mandiri.
(*)
| Data Analitik OpenAI Bocor, Apa Dampaknya ke Pengguna ChatGPT? |
|
|---|
| Google Luncurkan Gemini 3, Model AI Tercanggih dan Diklaim Lampaui GPT-5 |
|
|---|
| Cara Bikin Foto Pinterest Mood Board Estetik 'OOTD' di Gemini AI |
|
|---|
| Microsoft Bakal Bikin Kecerdasan Buatan alias AI yang Tunduk pada Manusia |
|
|---|
| Dampak AI, YouTube Tawarkan Karyawan Pensiun Dini |
|
|---|