Kamis, 16 April 2026

Kronologi Dokter di Luwu Sulsel Diduga Lecehkan Pasien, Modus Bawa Cokelat

Kakak korban menceritakan jika adiknya seorang diri dalam ruang perawatan saat dokter datang dan melakukan pelecehan.

Tayang:
Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Kronologi Dokter di Luwu Sulsel Diduga Lecehkan Pasien, Modus Bawa Cokelat
News Law
Ilustrasi 

TRIBUNTORAJA.COM, BELOPA - Seorang dokter di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dilaporkan ke polisi.

Pasalnya, sang dokter diduga telah melecehkan pasien yang dirawat di salah satu fasilitas Kesehatan di Luwu.

Korbannya, perempuan berusia 17 tahun. 

Kasus ini mencuat setelah kakak korban membagikan kisah adik perempuannya lewat media sosial.

Dalam unggahannya, kakak korban menceritakan kronologi dan modus sang dokter melancarkan aksinya.

Saat itu, korban sedang sendirian di kamar perawatan.

Kemudian datang seorang dokter ke ruang perawatan dengan alasan untuk memeriksa kondisi korban.

Namun, si dokter ini datang lebih awal dari jadwal visit.

Selain itu, dokter tersebut juga membawa cokelat.

Diceritakan sang kakak jika dokter tersebut lalu melecehkan adiknya dengan cara memeluk, mencium, dan merabanya.

"Adekku ketakutan sekali karena dia (doker) tiba-tiba datang bawa cokelat. Terus dia peluk dua kali dan meraba-raba. Adekku baru masuk 17 tahun, sudah kau (ditujukan ke dokter) buat trauma," tulis kakak korban dalam unggahan yang viral di akun @infokotapalopo.

Keluarga korban pelaporkan kejadian kurang mengenakkan ini ke Polres Luwu.

Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Jody Dharma, membenarkan laporan itu. Ia menyatakan, pihak Polres Luwu tengah melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak terkait.

"Sudah ada satu korban yang melapor. Rencana hari ini terlapor akan kami klarifikasi," ujar AKP Jody, Rabu (25/6/2025).

Jody mengungkapkan, terduga pelaku merupakan seorang dokter spesialis bedah mulut berinisial dr JHS.

Namun ia menegaskan, proses saat ini masih dalam tahap pengumpulan informasi dan klarifikasi awal.(*)

(Tribun-Timur.com/Muh. Sauki Maulana)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved