Pemilu Raya Makassar, Ketua RT Dipilih Kepala Keluarga, RW Dipilih Ketua RT
Anshar menyatakan proses harmonisasi regulasi telah sampai ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Anshar-menyatakan-33rrr.jpg)
Tercatat, sebanyak 4.965 RT dan 992 RW di Makassar akan mengalami pergantian kepemimpinan.
Dari jumlah tersebut, Pemkot Makassar mengalokasikan anggaran Rp 900 juta untuk sosialisasi pemilihan serentak ketua RT/RW pada Pemilu Raya.
Anggaran difokuskan untuk kegiatan informasi dan edukasi kepada masyarakat di 15 kecamatan.
“Anggaran di kami Rp 900 juta. Kami ingin warga benar-benar paham proses dan regulasi sebelum hari pemilihan,” ujar Anshar.
Sosialisasi mencakup penyuluhan di tingkat kelurahan, penyebaran materi informasi, hingga simulasi teknis pemilihan.
Anshar menambahkan, partisipasi warga menjadi kunci kesuksesan Pemilu Raya Makassar, sehingga pemerataan informasi menjadi prioritas.
Menurutnya, masing-masing kecamatan mengatur kebutuhan anggaran sosialisasi sesuai jumlah tempat pemungutan suara dan wilayah pelaksanaan.
“Di lapangan, setiap kecamatan punya skema teknis masing-masing. Kami pastikan semuanya berjalan transparan dan partisipatif,” tegasnya.
Proses ini kata Anshar bagian dari pembaruan struktur sosial di tingkat paling bawah. Ia menekankan pentingnya sosialisasi agar masyarakat dapat memilih secara sadar dan demokratis.(aminah)
| Sepatu dan Baju Saya dari Keringat Buruh |
|
|---|
| Efisiensi Anggaran, Dishub Tana Toraja Kurangi Pergerakan |
|
|---|
| Lewat Stakeholder’s Day 2026, KPPN Makale Dorong Transaksi Non-Tunai |
|
|---|
| Permudah Akses Penyandang Disabilitas, Disnaker Tana Toraja Pindah Kantor |
|
|---|
| Sempat Retak, Area Parkir Kantor Bupati Toraja Utara Diperbaiki |
|
|---|