Bahlil Bantah Keterlibatan Jokowi dan Iriana dalam Tambang Nikel Raja Ampat
Bahlil juga membantah bahwa izin usaha pertambangan (IUP) di Raja Ampat dikeluarkan di masa pemerintahan Presiden Jokowi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/koecmj3v.jpg)
Namun demikian, kepemilikannya terafiliasi dengan empat perusahaan berbeda.
Rincian kapal dengan nama lambung mirip inisial Presiden ke-7 RI tersebut, antara lain JKW Mahakam 1, JKW Mahakam 2, JKW Mahakam 3, JKW Mahakam 5, JKW Mahakam 6, JKW Mahakam 7, JKW Mahakam 8, dan JKW Mahakam 10.
Masih merujuk pada data yang diakses dari Ditkapel Kemenhub, beberapa kapal dengan nama JKW dimiliki oleh PT Pelita Samudera Sreeya (PSS).
Perusahaan tersebut merupakan anak usaha PT IMC Pelita Logistik Tbk (kode emiten: PSSI).
Adapun kapal yang namanya mirip dengan nama istri Jokowi, yakni Kapal Dewi Iriana, jumlahnya mencapai enam unit.
Rinciannya adalah Dewi Iriana 1, Dewi Iriana 2, Dewi Iriana 3, Dewi Iriana 5, Dewi Iriana 6, dan Dewi Iriana 8.
Sama dengan kapal-kapal dengan nama lambung JKW, sebagian kapal-kapal dengan nama Dewi Iriana ini dimiliki oleh perusahaan PT PSS dan perusahaan induknya, yaitu PT PSSI.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bahlil Respons Kapal JKW dan Dewi Iriana Terkait Tambang Nikel Raja Ampat"
| Bencana Dahsyat Sumatera, Cak Imin Minta Bahlil, Raja Juli dan Hanif “Tobat” |
|
|---|
| Menteri ESDM Bahlil Lahadalia: Saya Sudah Cabut Banyak Izin Tambang |
|
|---|
| Beberapa Jam Lagi Jabatan Taufan Pawe Berakhir, Bahlil Belum Tunjuk Plt Ketua Golkar Sulsel |
|
|---|
| Bahlil Usulkan Semua Mantan Presiden yang Telah Wafat Diberi Gelar Pahlawan Nasional |
|
|---|
| Soal BBM Campur Etanol 10 Persen, Bahlil: Ini Energi Bersih! |
|
|---|