PSU Palopo
Survei PSU Palopo, Pertarungan Antara Akal Sehat dan Pragmatisme
Kesimpulan survei menunjukkan ada pergeseran paradigma masyarakat terkait kepemimpinan dan masa depan kota Palopo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/23052025_survei_Politik_Uang_PSU_Palopo.jpg)
Tingginya tingkat keyakinan ini bukan tanpa alasan. Sebab dalam setiap perhelatan Pilkada, munculnya politik uang selalu karena ada keinginan dari calon untuk melakukan praktik-praktik tersebut.
Calon akan merasa tidak percaya diri untuk menang jika tidak menggunakan instrumen berupa janji-janji politik yang sifatnya pragmatis. Padahal, semakin maju peradaban sebuah masyarakat, maka seharusnya tingkat kesadaran dan moral demokrasi juga harusnya semakin maju.
"Tidak akan terjadi politik uang, jika calon tidak berniat dan mau membeli suara. Disaat yang sama, masyarakat juga harus punya rasa malu dan tangggungjawab untuk tidak membiarkan itu, dengan cara menolaknya, tutup Saparuddin Santa.
(*)
| Tim Naili-Ome Klaim Menang 50,63 Persen, Unggul Telak di 9 Kecamatan |
|
|---|
| Quick Count SSI: Naili-Ome Sementara Unggul, Pendukung Joged-Joged |
|
|---|
| PSU Palopo Berjalan Lancar dan Tertib |
|
|---|
| Ratusan Aparat TNI dan Polisi Amankan PSU Pilkwali Palopo 2025 |
|
|---|
| Ironi PSU Palopo: Warga Palopo Lebih Memilih Uang Daripada Masa Depan??? |
|
|---|