Pemprov Sulsel Didesak Bayar DBH ke Daerah Rp2,3 Triliun
Rapat paripurna ini dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Sulsel, Rahman Pina, dan dihadiri 28 legislator.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Gubernur-Sulsel-Andi-Sudirman-Sulaiman-interpelasi.jpg)
Selain utang DBH, politisi PKS itu juga menyoroti penghentian sementara pembayaran dana sharing BPJS yang dinilai merugikan masyarakat.
Yeni Rahman menegaskan agar Pemprov Sulsel mencabut surat edaran penghentian tersebut.
Dan yang terpenting adalah mempercepat proses penyaluran dana sharing kepada kabupaten/kota yang telah memenuhi verifikasi.
“Verifikasi dan validasi data harus tetap dilakukan, namun tidak boleh menghambat hak masyarakat atas pelayanan kesehatan,” tegas Yeni.
Sementara itu, Jufri Rahman, menyampaikan rekomendasi DPRD Sulsel merupakan catatan penting yang harus menjadi perhatian serius bagi setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sulsel.
"Rekomendasi yang disampaikan Panitia Kerja (Panja) DPRD ini menjadi pedoman bagi kami untuk segera melakukan percepatan tindak lanjut dan penanganan," ujarnya.
Jufri menegaskan bahwa pihaknya siap mengevaluasi kinerja pemerintah provinsi secara menyeluruh.
"Olehnya itu, saya meminta agar dilakukan koreksi dan perbaikan demi arah pembangunan Sulsel yang lebih baik ke depan," tegasnya.(erlan)
| Pemprov Sulsel Lantik 4.047 PPPK Tahap 2 di Kantor Gubernur Hari Ini |
|
|---|
| Cegah Kasus Penculikan Anak Terulang, Pemprov Sulsel Akan Pasang CCTV di Area Publik |
|
|---|
| Pemprov Minim Perhatian, 2 Atlet Angkat Besi Andalan Sulsel Pindah ke Jawa Timur |
|
|---|
| APBD Perubahan Sulsel 2025 Naik Rp600 Miliar |
|
|---|
| 6 Pejabat Pemprov Sulsel Ikut Seleksi Calon Kadis Pemkot Makassar |
|
|---|