APBD Perubahan Sulsel 2025 Naik Rp600 Miliar
prioritas tetap diarahkan pada pemulihan ekonomi daerah sebagai bagian dari percepatan pemulihan ekonomi nasional.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Andi-Sudirman-Sulaiman.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025 telah disepakati Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama DPRD.
Target pendapatan daerah naik Rp600 miliar.
Dari semula Rp9,8 triliun pada APBD Pokok 2025, kini menjadi Rp10,402 triliun pada APBD Perubahan.
Kenaikan itu juga diikuti penyesuaian belanja daerah.
Total belanja daerah diproyeksikan Rp10,33 triliun, terdiri atas Belanja Operasi Rp6,39 triliun, Belanja Modal Rp1,51 triliun, Belanja Tidak Terduga Rp49,5 miliar, dan Belanja Transfer Rp2,37 triliun.
Sekretaris Daerah Sulsel Jufri Rahman menekankan pergeseran anggaran dalam APBD Perubahan dilakukan dengan sangat hati-hati.
“Setiap pergeseran mempertimbangkan skala prioritas dan kebutuhan mendesak. Tidak ada yang ekstrem, semuanya bertahap dan lembut,” ujarnya usai rapat bersama Badan Anggaran DPRD Sulsel, Selasa (9/9/25).
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menambahkan, proyeksi pendapatan daerah disusun dengan mempertimbangkan asumsi serta kondisi terkini.
Pendapatan terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp5,572 triliun, Pendapatan Transfer Rp4,822 triliun, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah Rp7,3 miliar.
Menurutnya, optimalisasi PAD akan difokuskan pada sektor pajak, khususnya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melalui kerja sama swakelola untuk mengurangi tunggakan dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak.
Dari sisi belanja, prioritas tetap diarahkan pada pemulihan ekonomi daerah sebagai bagian dari percepatan pemulihan ekonomi nasional.
Proyek strategis seperti pembangunan jalan dan rumah sakit regional dengan skema multiyears dipastikan tetap berjalan.
Plt Kepala Bappelitbangda Sulsel Muh Saleh menegaskan, proyek tersebut sudah masuk lelang sehingga tidak akan berubah, kecuali ada kondisi luar biasa.
Saat ini lima paket proyek jalan sudah dialokasikan, sementara paket keenam di Luwu Raya akan dimulai pada 2026.
Dengan fokus pada pemulihan ekonomi, Pemprov Sulsel memastikan APBD Perubahan 2025 tetap selaras dengan program prioritas pembangunan, efisiensi belanja, dan optimalisasi pendapatan daerah.(faqih)
| Pemprov Sulsel Lantik 4.047 PPPK Tahap 2 di Kantor Gubernur Hari Ini |
|
|---|
| Cegah Kasus Penculikan Anak Terulang, Pemprov Sulsel Akan Pasang CCTV di Area Publik |
|
|---|
| Pemprov Minim Perhatian, 2 Atlet Angkat Besi Andalan Sulsel Pindah ke Jawa Timur |
|
|---|
| APBD Perubahan Tana Toraja 2025 Turun Rp61,8 Miliar, Berdampak ke Anggaran Kecamatan |
|
|---|
| DPRD Tana Toraja Gelar Paripurna Bahas APBD Perubahan 2025 |
|
|---|