Siang Panas, Sore dan Malam Hujan? Ini Penjelasan BMKG
Memasuki Juli dan Agustus, sebagian besar wilayah akan mulai memasuki musim kemarau secara penuh.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/ilustrasi-hujan-panas-2742023.jpg)
Beberapa wilayah seperti Bali, NTB, dan NTT, disebutnya paling merasakan kombinasi peningkatan suhu dan pertumbuhan awan hujan.
Sedangkan di Sumatera, terutama Riau dan Jambi, masyarakat perlu mewaspadai potensi kebakaran hutan yang mulai bermunculan akibat suhu yang terus meningkat.
Khusus di Lampung, BMKG mencatat adanya lonjakan suhu hingga di atas 32 derajat Celsius dalam dua hari terakhir, 10 hingga 12 Mei 2025.
Baca juga: Toraja Masih Hujan, Sulsel Bagian Selatan dan Barat Sudah Kemarau
Soal potensi suhu yang lebih ekstrem dalam waktu dekat, Riefda menegaskan bahwa kondisi tersebut dipengaruhi banyak faktor, termasuk minimnya pertumbuhan awan hujan.
"Kalau pertumbuhan awan hujan minim, maka suhunya akan lebih tinggi karena tidak ada yang menghalangi radiasi matahari," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia memiliki potensi serupa untuk mengalami peningkatan suhu dalam beberapa hari ke depan, terutama daerah-daerah yang tidak mendapat hujan.
(*)
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
Hujan di Musim Kemarau
Musim Kemarau
kemarau
Musim Hujan
hujan
| Prakiraan Cuaca BMKG: Sore Hingga Malam Ini Tana Toraja Hujan |
|
|---|
| Siang Panas Menyengat, Malam Ini Tana Toraja Berpotensi Diguyur Hujan |
|
|---|
| Makale Gerimis Sore Ini, Malam Berawan dengan Potensi Hujan |
|
|---|
| Hujan Petir Landa Rantepao Sore Ini, Diperkirakan Hingga Malam |
|
|---|
| Rantepao Diguyur Hujan Sore, Waspada Petir Malam Hari |
|
|---|