Dinsos Maros: 14.633 Warga Masih Masuk Kategori Miskin Ekstrem
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Maros, Suwardi Sawedi, mengatakan, kini persentase warga miskin ekstrem di Maros berada di kisaran 1,08 persen dari...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Ilustrasi-penduduk-miskin.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAROS - Dinas Sosial Kabupaten Maros mencatat sebanyak 14.633 warga di wilayah tersebut masih masuk dalam kategori miskin ekstrem.
Angka tersebut menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai sekitar 25.000 warga.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Maros, Suwardi Sawedi, mengatakan, kini persentase warga miskin ekstrem di Maros berada di kisaran 1,08 persen dari total penduduk.
"Kemiskinan ekstrem ini mengacu pada pengeluaran harian sangat rendah, di bawah Rp45 ribu per hari, yang membuat mereka sulit memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan bergizi, tempat tinggal layak, air bersih, dan pendidikan," ujar Suwardi, Senin (12/5/2025).
Mantan Camat Cenrana itu menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Maros telah melaksanakan berbagai intervensi lintas sektor guna menekan angka kemiskinan ekstrem.
Upaya yang dilakukan mulai dari sektor infrastruktur, ekonomi, sosial, hingga pemberdayaan masyarakat.
Baca juga: 5 Kecamatan di Toraja Utara Kategori Miskin, Sadan Miskin Ekstrim
Salah satu fokus utama adalah peningkatan akses terhadap sanitasi dan air bersih yang dinilai krusial untuk meningkatkan kualitas hidup, terutama di kawasan pedesaan.
Selain itu, pemerintah juga gencar melakukan pendataan anak tidak sekolah (ATS) agar mereka bisa kembali mendapatkan hak atas pendidikan.
"Kami juga mendorong pengembangan UMKM agar masyarakat memiliki sumber penghasilan berkelanjutan," katanya.
Baca juga: Jumlah Warga Miskin di Sulsel Capai Angka 711 Ribu Jiwa
| 30 Pejabat Perebutkan 10 Kursi Kepala OPD Tana Toraja |
|
|---|
| Mensos: Stiker 'Keluarga Miskin' Bikin Masyarakat yang Mampu Jadi Malu Terima Bansos |
|
|---|
| Cegah Murid Keracunan, Guru dan Kepsek di Maros Cicipi Menu MBG Lebih Dulu |
|
|---|
| Dusun Makmur Maros Tidak Makmur, Tak Ada Jembatan, Gondola Jadi Akses Keluar Warga |
|
|---|
| Data BPS, Sebanyak 25.900 Warga Toraja Utara Tergolong Miskin |
|
|---|