Jumat, 24 April 2026

Harga Ikan hingga Bawang Putih dan Cabai di Maros Melonjak usai Banjir

Celle, salah satu pedagang, menyebut harga beli dari pemasok kini meningkat drastis.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Harga Ikan hingga Bawang Putih dan Cabai di Maros Melonjak usai Banjir
Nurul Hidayah / Tribun Maros
EFEK BANJIR - Harga ikan dan sayuran di Pelelangan Ikan (TPI) Labuang, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, melonjak tajam setelah banjir besar melanda wilayah tersebut selama hampir sepekan, Minggu (16/2/2025). Keterbatasan stok akibat terganggunya distribusi membuat harga meroket. 

"Banyak nelayan tidak melaut karena cuaca buruk. Akibatnya, stok ikan berkurang, harga naik, dan ditambah lagi banjir besar yang sempat membuat pelelangan ini tutup," jelas Celle.

Tak hanya ikan laut, ikan air tawar seperti nila, bandeng, dan mujair juga mengalami kenaikan harga signifikan.

"Sebelumnya ikan air tawar dijual Rp30 ribu per kilogram, sekarang naik jadi Rp50 ribu bahkan Rp75 ribu per kilogram, tergantung ukuran," tambahnya.

 

Baca juga: 4.301 Warga Makassar Mengungsi karena Banjir

 

Selain ikan, harga sayuran juga ikut melonjak.

Cabai rawit yang sebelumnya Rp25 ribu per kilogram kini mencapai Rp70 ribu.

Bawang putih naik dari Rp30 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram.

Bawang merah yang sebelumnya Rp25 ribu kini dijual Rp40 ribu per kilogram.

(*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul "Harga Sayur dan Ikan Melonjak Pascabanjir, Ikan Air Tawar Naik Rp 75 Ribu Per Kilogram"

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved