Harga Ikan hingga Bawang Putih dan Cabai di Maros Melonjak usai Banjir
Celle, salah satu pedagang, menyebut harga beli dari pemasok kini meningkat drastis.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/harga-sayur-dan-ikan-naik-pascabanjir.jpg)
"Banyak nelayan tidak melaut karena cuaca buruk. Akibatnya, stok ikan berkurang, harga naik, dan ditambah lagi banjir besar yang sempat membuat pelelangan ini tutup," jelas Celle.
Tak hanya ikan laut, ikan air tawar seperti nila, bandeng, dan mujair juga mengalami kenaikan harga signifikan.
"Sebelumnya ikan air tawar dijual Rp30 ribu per kilogram, sekarang naik jadi Rp50 ribu bahkan Rp75 ribu per kilogram, tergantung ukuran," tambahnya.
Baca juga: 4.301 Warga Makassar Mengungsi karena Banjir
Selain ikan, harga sayuran juga ikut melonjak.
Cabai rawit yang sebelumnya Rp25 ribu per kilogram kini mencapai Rp70 ribu.
Bawang putih naik dari Rp30 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram.
Bawang merah yang sebelumnya Rp25 ribu kini dijual Rp40 ribu per kilogram.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul "Harga Sayur dan Ikan Melonjak Pascabanjir, Ikan Air Tawar Naik Rp 75 Ribu Per Kilogram"
| Harga Cabai di Pasar Sentral Makale Kian Pedis, Tomat Ikut Naik |
|
|---|
| Pedagang Pasar Pagi Rantepao Jual Bawang Putih di Atas HET |
|
|---|
| H-4 Lebaran, Harga Cabai di Pasar Sentral Makale Naik Rp20 Ribu per Kilogram |
|
|---|
| Harga Cabai di Pasar Sentral Makale Tana Toraja Turun Rp20 Ribu per Kilogram |
|
|---|
| Harga Bumbu Dapur di Pasar Sentral Makale Stabil, Cabai Rp25 Ribu per Kilogram |
|
|---|