Minggu, 31 Mei 2026

Pedagang Pasar Pagi Rantepao Jual Bawang Putih di Atas HET

Brigjen Pol Hermawan mengatakan, berdasarkan hasil penelusuran, pihaknya menemukan bawang putih. 

Tayang:
Penulis: Zul Fadli | Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Pedagang Pasar Pagi Rantepao Jual Bawang Putih di Atas HET
Tribun Toraja/Zul Fadli
PASAR PAGI - Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan melakukan pengawasan di Pasar Pagi Rantepao, Jalan Abdul Gani, Kelurahan Malanggo’, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Senin (16/3/2026). Pengawasan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu dari Badan Pangan Nasional, Brigjen Pol Hermawan bersama tim Satgas Saber Pangan Toraja Utara. 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan melakukan pengawasan di Pasar Pagi Rantepao, Jalan Abdul Gani, Kelurahan Malanggo’, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Senin (16/3/2026).

Pengawasan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu dari Badan Pangan Nasional, Brigjen Pol Hermawan bersama tim Satgas Saber Pangan Toraja Utara.

Hasil penelusuran di lapangan, tim menemukan adanya pedagang yang menaikkan harga bawang putih di atas harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Brigjen Pol Hermawan mengatakan, berdasarkan hasil penelusuran, pihaknya menemukan pedagang yang menaikkan harga bawang putih. 

"Yang seharusnya harga Rp38 ribu per kilogram, sesuai HET Toraja Utara, tetapi dijual Rp40 ribu per kilogram," kata Hermawan usai meninjau pasar pagi, Senin (16/3/2026). 

Meski demikian, ia menyebut sebagian besar pedagang lainnya masih menjual sesuai harga acuan pemerintah.

Bahkan ada pedagang yang menjual bawang putih dengan harga Rp38 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram.

Selain komoditas bawang putih, Hermawan menyebut harga sejumlah bahan pangan lainnya masih relatif stabil dan sesuai harga acuan.

Beberapa di antaranya seperti minyak goreng, beras, telur, gula, cabai rawit, cabai keriting hingga cabai besar.

"Kalau dirata-ratakan, komoditas yang ada di sini semuanya masih normal dan sesuai harga acuan," jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik terkait ketersediaan bahan pangan di Kabupaten Toraja Utara. 

Menurutnya, stok pangan masih aman dan mencukupi.

Selain itu, masyarakat juga diminta lebih teliti saat membeli bahan pangan, terutama memperhatikan kondisi barang dan masa kedaluwarsa.

"Jangan sampai masyarakat sakit karena mendapatkan barang yang tidak sehat. Perhatikan juga bau yang tidak wajar dan hindari bahan pangan yang mengandung bahan kimia," katanya.

Hermawan juga mengingatkan para pedagang agar menjual barang secara jujur dan tidak menaikkan harga secara sepihak.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved