4.301 Warga Makassar Mengungsi karena Banjir
Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin mengatakan, SK tanggap darurat itu menyatakan bahwa Makassar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/banji43d.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Pemerintah Kota Makassar mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang Penetapan Status Keadaan Tanggap Darurat Bencana Banjir.
Penetapan status kebencanaan ini berlaku sepekan, 10-17 Februari 2025.
Saat ini, empat kecamatan di Kota Makassar dilanda banjir.
Titik paling parah di Kecamatan Manggala, banjir mencapai atap rumah warga.
Hingga Rabu (12/2/25), pukul 16.30 wita, jumlah warga mengungsi karena rumahnya terendam sebanyak 4.301 jiwa.
Dengan adanya SK tersebut, semua stakeholder khususnya yang terkait harus bergerak untuk melakukan langkah-langkah penanganan.
"Karena sudah berstatus tanggap darurat maka pusat juga sudah akan menurunkan bantuan untuk korban banjir. Rencananya besok sudah akan tiba di Makassar. Hari ini sementara proses pengiriman," ucap Danny Pomanto.
Menurut Danny, banjir kali ini lebih parah dibanding tahun -tahun sebelumnya.
Untuk itu, Danny berharap masyarakat segera mengungsi ke tempat tempat pengungsian yang telah disiapkan.
"Karena kalau masih bertahan di rumah dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, mereka juga tidak terdata sehingga sangat sulit memberikan bantuan logistik," ujarnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin mengatakan, SK tanggap darurat itu menyatakan bahwa Makassar dalam kondisi darurat bencana banjir.
Untuk itu, seluruh elemen diharapkan untuk terlibat dalam penanganan atas risiko bencana banjir yang terjadi.
"Dalam kondisi tanggap darurat artinya semua terlibat, jadi seluruh SDM-nya bisa digerakkan," ucap Achmad Hendra Hakamuddin.
Dalam status darurat bencana ini, Pemerintah Kota Makassar bisa menggunakan anggaran biaya tak terduga (BTT) dalam penanganan banjir.
Achmad Hendra mengakui, kondisi banjir tahun ini cukup parah.
| Pekerja Mulai Tinggalkan Toraja, Bus Rute Makassar Full, Harga Tiket Normal |
|
|---|
| Bocah Manggala Makassar yang Dilaporkan Hilang Ditemukan di Rumah Kakek Pikun |
|
|---|
| Kepala BPBD Sebut Tambang Galian C Penyebab Banjir di Jalan Poros Barru, Hambat Kendaraan ke Toraja |
|
|---|
| Longsor di Enrekang Bikin Jalur Trans Toraja-Makasar Tersendat, PO Bus Tetap Beroperasi |
|
|---|
| Dua Warga Maros Tewas Terseret Banjir, Sempat Diperingatkan Warga Lain |
|
|---|