Dua Warga Maros Tewas Terseret Banjir, Sempat Diperingatkan Warga Lain
Tim Basarnas Makassar, yang dipimpin oleh Darul Astiadi, menerjunkan 15 personel gabungan dalam operasi pencarian korban.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/BANJIR-MAROS-Pemuda-yang-dikabarkan-tenggelam-terseret-0.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAROS – Dua warga Kabupaten Maros, Alif (19) dan Mading (65), ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah terseret arus banjir yang melanda wilayah tersebut pada Rabu (12/2/2025).
Bupati Maros, Chaidir Syam, mengungkapkan bahwa Alif, warga Sanggalea, Kecamatan Turikale, terseret arus saat mencoba menyeberang di Jalan Nasrun Amrullah.
Sementara itu, Mading, warga Desa Abulosibatang, Kecamatan Marusu, hanyut saat berusaha mengecek empangnya yang terdampak banjir.
Tim SAR gabungan, yang terdiri dari Basarnas Makassar dan relawan setempat, melakukan pencarian intensif hingga akhirnya menemukan kedua korban pada Kamis (13/2/2025).
Korban Mading ditemukan sejauh 500 meter dari titik awal dilaporkan hilang, sedangkan Alif ditemukan 100 meter dari lokasi awal terseret arus.
Saksi mata, Ancu, mengaku sempat melihat Alif sebelum kejadian.
Baca juga: Viral Buaya Muncul di Perumahan Warga Antang saat Banjir
Menurutnya, korban berjalan menuju alat berat di tengah banjir dengan arus yang deras.
"Saya sempat melihat korban melintas. Saya tegur, tapi dia tetap jalan ke arah alat berat," ujarnya.
Saat itu, ketinggian air sudah mencapai leher orang dewasa, dengan arus yang cukup kuat.
Baca juga: 4.301 Warga Makassar Mengungsi karena Banjir
| Saksikan Uang Rampasan Kejagung Rp6 Triliun, Prabowo: Cukup Bangun 100 Ribu Rumah di Sumatra |
|
|---|
| BNPB: Jumlah Pengungsi Banjir Sumatera Terus Berkurang |
|
|---|
| Daerahnya Hancur Diterjang Banjir, Ternyata Bupati Aceh Tamiang Pernah Jadi Kapolsek di Sulsel |
|
|---|
| BNPB: 914 Orang Tewas dan 389 Hilang akibat Banjir dan Longsor di Sumatera |
|
|---|
| Update Korban Banjir dan Longsor Sumatera Hingga 4 Desember: 836 Orang Meninggal, 518 Masih Hilang |
|
|---|