Harga Ikan hingga Bawang Putih dan Cabai di Maros Melonjak usai Banjir
Celle, salah satu pedagang, menyebut harga beli dari pemasok kini meningkat drastis.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/harga-sayur-dan-ikan-naik-pascabanjir.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAROS – Pasca banjir besar yang melanda Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, harga ikan dan sayuran di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Labuang, Kecamatan Turikale mengalami lonjakan tajam.
Gangguan pada distribusi menyebabkan stok terbatas, sehingga harga meroket.
Seorang warga, Astri, mengeluhkan kenaikan harga ikan yang mencapai dua kali lipat dibandingkan sebelumnya.
"Biasanya Rp50 ribu bisa dapat 10 ekor ikan, sekarang cuma dapat 5 ekor. Tapi tetap beli karena ini kebutuhan sehari-hari," ujarnya saat ditemui di TPI Labuang, Minggu (16/2/2025).
Pedagang ikan juga merasakan dampaknya.
Celle, salah satu pedagang, menyebut harga beli dari pemasok kini meningkat drastis.
Baca juga: Dua Warga Maros Tewas Terseret Banjir, Sempat Diperingatkan Warga Lain
"Sebelumnya satu kotak gabus hanya Rp1 juta, sekarang bisa mencapai Rp1,5 hingga Rp2 juta," katanya.
Ikan laut seperti banyar, katamba, layang, merah, sunu, serta berbagai jenis kerang dan cumi-cumi menjadi komoditas utama di pelelangan.
Namun, pasokan yang menipis membuat harga terus naik.
Baca juga: Viral Buaya Muncul di Perumahan Warga Antang Makassar saat Banjir
| Harga Cabai di Pasar Sentral Makale Kian Pedis, Tomat Ikut Naik |
|
|---|
| Pedagang Pasar Pagi Rantepao Jual Bawang Putih di Atas HET |
|
|---|
| H-4 Lebaran, Harga Cabai di Pasar Sentral Makale Naik Rp20 Ribu per Kilogram |
|
|---|
| Harga Cabai di Pasar Sentral Makale Tana Toraja Turun Rp20 Ribu per Kilogram |
|
|---|
| Harga Bumbu Dapur di Pasar Sentral Makale Stabil, Cabai Rp25 Ribu per Kilogram |
|
|---|