Imlek 2025
Benarkah Ungkapan 'Harus Hujan saat Imlek'? Ini Penjelasannya
Dalam kalender lunar Tiongkok, yang dikenal sebagai kalender pertanian, awal musim hujan menjadi penanda dimulainya siklus pertanian baru, termasuk...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/barongsai-imlek-2212023.jpg)
Asia for Educator mencatat bahwa masyarakat Tionghoa tradisional yang hidup dari pertanian menggunakan kalender lunar sebagai panduan bercocok tanam.
Kalender ini, yang juga menentukan tanggal perayaan Imlek, umumnya bertepatan dengan awal musim hujan.
"Masyarakat Tionghoa pada masa lalu sangat bergantung pada siklus pertanian untuk kehidupan mereka. Mereka tinggal di daerah pedesaan dan hidup dari hasil pertanian," demikian kutipan laporan Asia for Educator.
Baca juga: PSMTI Gelar Perayaan Imlek 15 Februari 2025, Menag Siap Hadir
Dalam kalender lunar Tiongkok, yang dikenal sebagai kalender pertanian, awal musim hujan menjadi penanda dimulainya siklus pertanian baru, termasuk membajak tanah, menanam benih, hingga masa panen.
Dengan demikian, hujan saat Imlek tidak hanya bisa dijelaskan secara ilmiah sebagai fenomena alam, tetapi juga memiliki makna simbolis sebagai pembawa keberuntungan dan harapan akan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Tionghoa.
(*)
| Zou Zou Festival Siap Meriahkan Jalan Sulawesi Makassar, Jadi Puncak Perayaan Cap Go Meh 2025 |
|
|---|
| Ramalan Shio Tahun Ular 2025: Ahli Fengsui Ingatkan Shio yang Patut Waspada |
|
|---|
| 50 Ucapan Imlek 2025 dalam Bahasa Mandarin, Lengkap dengan Terjemahan Bahasa Inggris dan Indonesia |
|
|---|
| Ini Ramalan Shio Paling Beruntung di Tahun Ular Kayu 2025, Siapa Saja? |
|
|---|
| Polda Sulsel Pastikan Keamanan Perayaan Imlek 2025 di Makassar |
|
|---|