Senin, 27 April 2026

Imlek 2025

Benarkah Ungkapan 'Harus Hujan saat Imlek'? Ini Penjelasannya

Dalam kalender lunar Tiongkok, yang dikenal sebagai kalender pertanian, awal musim hujan menjadi penanda dimulainya siklus pertanian baru, termasuk...

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Benarkah Ungkapan 'Harus Hujan saat Imlek'? Ini Penjelasannya
IST
ILUSTRASI IMLEK - Suasana pawai pesta rakyat Cap Go Meh Street Festival di Jalan Suryakencana, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/03/2018) silam. 

 

Asia for Educator mencatat bahwa masyarakat Tionghoa tradisional yang hidup dari pertanian menggunakan kalender lunar sebagai panduan bercocok tanam.

Kalender ini, yang juga menentukan tanggal perayaan Imlek, umumnya bertepatan dengan awal musim hujan.

"Masyarakat Tionghoa pada masa lalu sangat bergantung pada siklus pertanian untuk kehidupan mereka. Mereka tinggal di daerah pedesaan dan hidup dari hasil pertanian," demikian kutipan laporan Asia for Educator.

 

Baca juga: PSMTI Gelar Perayaan Imlek 15 Februari 2025, Menag Siap Hadir

 

Dalam kalender lunar Tiongkok, yang dikenal sebagai kalender pertanian, awal musim hujan menjadi penanda dimulainya siklus pertanian baru, termasuk membajak tanah, menanam benih, hingga masa panen.

Dengan demikian, hujan saat Imlek tidak hanya bisa dijelaskan secara ilmiah sebagai fenomena alam, tetapi juga memiliki makna simbolis sebagai pembawa keberuntungan dan harapan akan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Tionghoa.

(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved