Ibu Hamil dan Menyusui Kini Dapat Makan Bergizi Gratis di Posyandu
Adita menjelaskan bahwa distribusi makanan dilakukan melalui pola jemput bola, yakni mendatangi Posyandu atau mengantarkan makanan langsung ke...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Pandua3rr.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM – Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Adita Irawati, mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini mulai diterapkan secara bertahap untuk ibu hamil dan menyusui.
Hal ini disampaikan Adita saat meninjau program tersebut di SDN Lengkong Gedung, Tangerang Selatan, pada Senin (13/1/2025).
Pembagian makanan bergizi dilakukan melalui Puskesmas dan Posyandu, dengan salah satu wilayah yang telah menjalankan program ini adalah Posyandu Ciracas, Jawa Barat.
“Ibu menyusui di beberapa titik sudah mulai menerima. Tentunya penerapan ini bisa berbeda antara satu daerah dengan lainnya,” ujar Adita, seperti dikutip dari laporan jurnalis Kompas TV, Nandha Aprilia.
Adita menjelaskan bahwa distribusi makanan dilakukan melalui pola jemput bola, yakni mendatangi Posyandu atau mengantarkan makanan langsung ke rumah penerima manfaat.
“Kami bekerja sama dengan Puskesmas yang menyelenggarakan kegiatan di Posyandu. Di beberapa daerah, kami juga memberdayakan kader penggerak gizi. Program ini sudah mulai berjalan, tetapi akan terus dievaluasi untuk menjangkau lebih banyak penerima,” tambahnya.
Baca juga: Makan Bergizi Gratis di Toraja Utara Ditunda Gegara Belum Ada Piring Stainless
Terkait jadwal pembagian makanan, Adita menyebut saat ini masih mengikuti jadwal operasional Posyandu.
“Rata-rata distribusi dilakukan dua kali seminggu. Namun, ada juga yang menggunakan pendekatan jemput bola, di mana tim langsung mendatangi rumah ibu hamil dan menyusui yang datanya sudah tercatat di Puskesmas dan Posyandu setempat,” jelasnya.
Baca juga: Siswa SMA di Makassar dapat Nasi Basi Tanpa Susu dalam Program Makan Bergizi Gratis
Tentang Program MBG
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah dimulai sejak Senin (6/1/2025).
Pada tahap pertama, pemerintah menargetkan 3 juta penerima manfaat hingga akhir Januari 2025 untuk meningkatkan asupan gizi masyarakat dan mencegah stunting.
Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp71,0 triliun untuk memastikan pelaksanaan program ini berjalan optimal.
(*)
| SPPG Tengan Segera Beroperasi, MBG di Tana Toraja Bertambah 1.500 Porsi |
|
|---|
| Kepsek SDN 2 Rantepao: Gara-gara MBG, Perkembangan Fisik Siswa Lebih Bagus |
|
|---|
| Di Acara Sosialisasi Posyandu, Bupati Toraja Utara Ungkap Alasan Ganti Kadis DP3AP2KB |
|
|---|
| Damayanti Batti Sosialisasikan Posyandu Era Baru di Hadapan Kades se-Toraja Utara |
|
|---|
| Bupati Tana Toraja Ingatkan Pengelola Dapur MBG Harus Berdayakan Masyarakat Sekitar |
|
|---|