Kesehatan
Mana yang Lebih Sehat: Sayur Rebus, Tumis, atau Kukus?
Berikut adalah penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan dari masing-masing metode memasak sayuran.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/ilustrasi-diet-salad-sayuran-serat-kesehatan-lemak-2642024.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM – Ada berbagai metode memasak sayuran, mulai dari merebus, mengukus, hingga menumis.
Setiap cara memiliki dampak berbeda terhadap rasa dan kandungan gizi.
Berikut adalah penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan dari masing-masing metode memasak sayuran.
Merebus: Praktis Tapi Rentan Kehilangan Nutrisi
Merebus sayuran dilakukan dengan merendamnya dalam air mendidih hingga lunak.
Meski mudah dan cepat, metode ini memiliki kelemahan karena vitamin yang larut dalam air, seperti vitamin B dan C, cenderung terbuang selama proses perebusan.
Contohnya, brokoli dan bayam berpotensi kehilangan sebagian besar kandungan vitaminnya jika direbus terlalu lama.
Namun, tidak semua sayuran kehilangan manfaatnya.
Penelitian menunjukkan bahwa wortel dan zukini justru memiliki peningkatan kadar antioksidan setelah direbus.
Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan durasi perebusan agar nutrisi tetap terjaga.
Baca juga: Segudang Manfaat Air Rebusan Kayu Manis dan Madu untuk Kesehatan
Mengukus: Mempertahankan Nutrisi Lebih Baik
| Jangan Main HP dan Medsos Sebelum Tidur, Ini Bahaya yang Mengintai |
|
|---|
| Jangan Masukkan Bahan Makanan Ini ke Freezer, Bisa Rusak Tekstur dan Rasa |
|
|---|
| Apakah Orang Dewasa Wajib Rutin Minum Obat Cacing? Ini Penjelasan Dokter |
|
|---|
| Kopi Hitam Dinilai Lebih Aman bagi Kesehatan, Ini Penjelasan Dokter |
|
|---|
| 5 Kegiatan Harian yang Dapat Menguras Tenaga Tanpa Disadari |
|
|---|