Perang Rusia Ukraina
AS Setujui Penjualan Peralatan Militer Rp1,5 Triliun ke Ukraina
Di hari yang sama, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah mencegat enam rudal ATACMS yang diduga diluncurkan Ukraina di wilayah Bryansk.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/presiden-amerika-serikat-as-joe-biden-ukraina-volodymyr-zelensky-ktt-nato-1272024.jpg)
Dalam perkembangan lain, laporan terbaru mengungkapkan bahwa Korea Utara telah mengirimkan pasukan untuk mendukung Rusia dalam konflik ini.
Menanggapi situasi tersebut, seorang pejabat senior AS menyebut langkah Washington kali ini juga bertujuan membendung keterlibatan lebih jauh dari Korea Utara.
Baca juga: Tentara Korea Utara Bantu Rusia Perang Lawan Ukraina, Zelensky Protes
Sementara itu, menjelang berakhirnya masa jabatan Presiden Joe Biden, pemerintahannya berusaha mengalokasikan sisa dana bantuan keamanan sebesar 6 miliar dolar AS untuk Ukraina.
Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi perubahan kebijakan luar negeri di bawah presiden terpilih Donald Trump, yang diperkirakan akan menghentikan aliran bantuan senjata ke Ukraina setelah resmi menjabat pada Januari mendatang.
(*)
| Tentara Korea Utara Dilaporkan Usir Warga Rusia dari Rumahnya di Kursk |
|
|---|
| Rusia Klaim Tembak Jatuh 8 Rudal Buatan AS yang Ditembakkan Ukraina |
|
|---|
| Zelensky: Rusia Bakar Jasad Tentara Korea Utara untuk Tutupi Keterlibatan di Ukraina |
|
|---|
| Tentara Korea Utara yang Bantu Perang Rusia vs Ukraina Dilaporkan Alami Kelaparan |
|
|---|
| Korea Utara Kirim Pasukan ke Rusia, Bergabung dengan Brigade Udara dan Korps Marinir |
|
|---|