Korea Utara Kecam Keras Serangan Israel di Lebanon
Ia menegaskan bahwa Korea Utara berkomitmen untuk terus memperkuat hubungan bilateral yang sudah lama terjalin.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kim-Jong-Un-disebut-bocah-kasar.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, PYONGYANG – Korea Utara melontarkan kritik tajam terhadap Israel atas serangan yang dilakukan terhadap kelompok Hizbullah di Lebanon, yang telah menewaskan lebih dari 1.000 orang.
Pejabat Kementerian Luar Negeri Korea Utara pada Selasa (1/10/2024) menyebut aksi Israel sebagai "pembantaian besar-besaran" terhadap warga sipil.
Melalui pernyataan yang disampaikan oleh media pemerintah KCNA, juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara menyatakan bahwa tindakan Israel adalah bentuk terorisme yang disamarkan sebagai upaya pembelaan diri.
“Israel terus melakukan pembantaian, terorisme, dan pembunuhan, dengan dalih mempertahankan diri dan menjaga keamanan,” kata pejabat tersebut, dikutip dari Yonhap.
Selain mengutuk Israel, Korea Utara juga menuduh Amerika Serikat sebagai pihak yang bertanggung jawab di balik aksi-aksi tersebut. Negara tersebut menyebut Israel dan Amerika Serikat sebagai "entitas kanker" yang mengancam stabilitas dan perdamaian di Timur Tengah.
“Kami mengutuk keras Israel yang memperluas pembantaian terhadap warga sipil tak berdosa di seluruh Timur Tengah, serta tindakan teroris terorganisir yang dilindungi oleh AS. Kami menyatakan dukungan penuh dan solidaritas kepada rakyat Arab,” tegas pernyataan tersebut.
Baca juga: Presiden Korea Selatan Ultimatum Korea Utara Soal Nuklir
Sementara itu, Korea Utara membantah tuduhan bahwa mereka membantu Hizbullah membangun terowongan bawah tanah di Lebanon.
Di tengah ketegangan global ini, Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menegaskan kembali komitmennya untuk mempererat hubungan dengan China. Dalam pesannya kepada Presiden Xi Jinping pada peringatan 75 tahun berdirinya Republik Rakyat China, Kim menyatakan keyakinannya bahwa kerja sama antara kedua negara akan semakin erat di masa depan.
“Saya yakin hubungan persahabatan dan kerja sama antara kedua negara akan semakin kuat, sesuai dengan kebutuhan zaman dan aspirasi rakyat kedua negara,” ungkap Kim.
Baca juga: Warga Korea Utara Tewas Dipukuli Polisi karena Memungut Jagung yang Terjatuh
| Apple Lakukan PHK di Divisi Penjualan, Gelombang PHK di Industri Teknologi Berlanjut |
|
|---|
| Ngaku Fans Berat Jackie Chan, Presiden AS Donald Trump Minta Film 'Rush Hour 4' Segera Diproduksi |
|
|---|
| Dewan Keamanan PBB Setujui Rencana Damai di Gaza, Hamas Menolak Keras |
|
|---|
| Indonesia Siapkan 20 Ribu Tentara Jadi Pasukan Perdamaian di Gaza, Jadi Sorotan Media Israel |
|
|---|
| Ditanya soal Beda Sikap FIFA ke Israel dan Rusia, Gianni Infantino Malah Bersyukur |
|
|---|