PGPI Toraja Utara Gelar Youth Camp di Museum Ne' Gandeng, Usung Tema 'Love Unites Differences'
Ketua Panitia, Rojer Rate Sarong Allo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan ruang refleksi diri bagi anak muda Kristen Pantekosta
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/youth-camp-perkemahan-pemuda-pgpi-ne-gandeng-toraja-utara-2792024.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO – Persekutuan Gereja-Gereja Pantekosta Indonesia (PGPI) Toraja Utara menggelar kegiatan perkemahan pemuda atau youth camp yang diadakan di Museum Ne Gandeng, Kecamatan Balusu, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Jumat (27/9/2024).
Acara ini bertujuan untuk menjaring dan mengembangkan potensi anak muda Kristen, dengan kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 September 2024.
Selain ibadah, youth camp ini juga diisi dengan diskusi bersama, konseling untuk anak muda, serta seminar.
Ketua Panitia, Rojer Rate Sarong Allo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan ruang refleksi diri bagi anak muda Kristen Pantekosta di Toraja Utara.
"Kegiatan ini bertujuan sebagai ajang pengembangan karakter dan kerohanian, khususnya bagi anak muda Kristen Pantekosta agar mereka lebih mampu bertahan dalam menghadapi berbagai tantangan hidup," ujar Rojer kepada Tribun Toraja, Jumat (27/9/2024) pagi.
Kegiatan yang telah dimulai pada malam sebelumnya dengan ibadah bersama, dilanjutkan pagi ini dengan senam bersama, seminar, dan berbagai permainan.
Baca juga: Senator Lily Berbaur dengan Pejabat Pantekosta se ASEAN, Ajak Generasi Muda Dekat dengan Tuhan
Sekretaris PGPI Toraja Utara, Pdt Hilkia Utra Nehemia, M Th, menambahkan bahwa tema "Kasih Menyatukan Perbedaan" diangkat untuk mengajarkan pentingnya cinta kasih dalam menghadapi perbedaan, khususnya bagi para pemuda di Toraja.
"Para pemuda PGPI di Toraja Utara diharapkan mampu mengaplikasikan nilai kasih dalam kehidupan mereka, baik di sekolah, keluarga, maupun tempat kerja. Jadilah terang di mana pun kalian berada," tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pembaruan mental dan spiritual bagi generasi muda.
Baca juga: PGI Dukung Putusan MK, Begini Sikap Gereja Toraja
"Pembinaan ini sangat berguna agar anak muda tidak salah langkah dalam menjalani kehidupan," tutupnya.
PGPI, atau Persekutuan Gereja-Gereja Pantekosta Indonesia, adalah organisasi yang menaungi gereja-gereja berdenominasi Pantekosta di Indonesia.
Didirikan pada 14 September 1979 dengan nama awal Dewan Pantekosta Indonesia (DPI), organisasi ini setara dengan organisasi Kristen lainnya seperti PGI (Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia).
PGPI terdiri dari puluhan persekutuan gereja Pantekosta yang tersebar di seluruh Indonesia.
(*)
| Baznas Libatkan Masjid Kelola dan Salurkan Hewan Kurban |
|
|---|
| Hanya 1 Orang, JCH Toraja Utara Masuk Asrama Haji Sudiang Sabtu Lusa |
|
|---|
| Sempat Retak, Area Parkir Kantor Bupati Toraja Utara Diperbaiki |
|
|---|
| Tipikor Polres Toraja Utara Bantah Pengembalian Dana Tes Kesehatan PPPK Tidak Merata |
|
|---|
| Pengembalian Sisa Uang Tes Kesehatan PPPK di Toraja Utara Tak Merata |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.