Jumlah Kementerian Bakal Bertambah di Kabinet Prabowo-Gibran, Bagi-bagi Kursi?
Menurut Nurdin, Prabowo memahami betul kebutuhan bangsa Indonesia dan menilai bahwa pembagian kementerian akan membantu fokus pemerintah dalam...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Prabowo-Subia3er33.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA - Nurdin Halid, politisi senior dari Partai Golkar, menyatakan bahwa peningkatan jumlah kementerian di Kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bukan untuk sekadar bagi-bagi kursi, melainkan untuk menghadapi tantangan bangsa yang semakin kompleks.
Dalam wawancara di Kompas Petang yang disiarkan Kompas TV, Kamis (26/9/2024), Nurdin menjelaskan bahwa penambahan kementerian ini dilakukan agar pemerintah dapat lebih fokus dalam menyelesaikan masalah bangsa saat ini dan mempersiapkan masa depan.
"Jika kita lihat tantangan bangsa saat ini, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, maka ide presiden terpilih untuk menambah kementerian dan memecah beberapa kementerian adalah langkah antisipatif," ujarnya.
Menurut Nurdin, Prabowo memahami betul kebutuhan bangsa Indonesia dan menilai bahwa pembagian kementerian akan membantu fokus pemerintah dalam menjalankan tugas-tugasnya.
Nurdin juga menepis anggapan bahwa penambahan jumlah kementerian ini bertujuan untuk memberikan jatah kursi kepada partai-partai koalisi.
"Bukan sama sekali untuk bagi-bagi kursi. Meski ini koalisi besar, banyak posisi lain yang bisa diisi tanpa harus menjadi menteri," ungkap Nurdin.
Baca juga: Bukan Keinginan Megawati, Puan yang Paling Ngeyel Mempertemukan Ibunya dengan Prabowo
Namun, pengamat politik Agung Prakoso dari Trias Politika menilai, langkah penambahan kementerian ini cenderung mencerminkan dimensi politik daripada teknokratik.
Ia menyatakan bahwa koalisi besar yang dimiliki Prabowo berpotensi memperkuat unsur politik dalam kabinet mendatang.
"Koalisi besar ini menjadikan dimensi politik lebih kuat dibandingkan dimensi teknokratik," ujar Agung.
Baca juga: Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri Dijadwalkan Bertemu, Puan: Lokasinya Nyaman
| Saksikan Uang Rampasan Kejagung Rp6 Triliun, Prabowo: Cukup Bangun 100 Ribu Rumah di Sumatra |
|
|---|
| Presiden Prabowo Pastikan Bonus Atlet SEA Games 2025 Tetap Cair |
|
|---|
| Warga Toraja di Jakarta Bawakan Lagu Marendeng Marampa dalam Konser Pra Kompetisi Sing From Kobe |
|
|---|
| Pendukung Anies Asal Sulsel Ingatkan Prabowo Soal “Kudeta Senyap” |
|
|---|
| Dua Kali Mangkir, Polisi Jemput Paksa Lisa Mariana Terkait Kasus Video Asusila |
|
|---|