Ayah dan Anak di Jerman Tertangkap Polisi, Diduga Peras Keluarga Pembalap F1 Michael Schumacher
Dua tersangka tersebut diduga mengancam akan menyebarkan berkas digital pribadi milik Schumacher, dan mereka meminta tebusan jutaan euro dari...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/19122023_Michael_Schumacher.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, BERLIN - Kepolisian di kota Wuppertal, Jerman bagian barat, telah menangkap seorang ayah dan anak yang diduga terlibat dalam upaya pemerasan terhadap keluarga mantan juara F1, Michael Schumacher.
Menurut pihak kejaksaan di Jerman, kedua tersangka telah ditahan beberapa hari yang lalu.
Dua tersangka tersebut diduga mengancam akan menyebarkan berkas digital pribadi milik Schumacher, dan mereka meminta tebusan jutaan euro dari keluarganya.
Mereka mengancam akan mempublikasikan berkas tersebut di jaringan gelap atau darknet.
Kejaksaan menyatakan bahwa tersangka telah mengirimkan sebagian berkas kepada keluarga Schumacher sebagai bukti ancaman mereka.
Namun, kejaksaan tidak merinci isi dari berkas-berkas tersebut.
Berdasarkan laporan dari kantor berita Jerman, dpa, penyidik berhasil menangkap kedua tersangka yang berusia 53 dan 30 tahun itu di sebuah supermarket di Gross-Gerau, dekat Wuppertal. Penangkapan terjadi pada 19 Juni.
"Jika terbukti bersalah, mereka dapat dikenai denda atau hukuman penjara hingga lima tahun," kata jaksa setempat, Wolf-Tilman Baumer, seperti dilansir Associated Press pada Senin (24/6/2024), yang mengutip laporan dari dpa.
Baca juga: Istri PM Israel Benjamin Netanyahu Tuduh Pejabat Militer Rencanakan Kudetaa
Michael Schumacher telah mundur dari sorotan publik sejak mengalami kecelakaan parah saat bermain ski di Pegunungan Alpen pada Desember 2013. Sejak 2014, Schumacher telah dirawat di rumah keluarganya di Swiss.
Selama karirnya di F1, Schumacher berhasil meraih tujuh gelar juara dan memenangkan total 91 balapan.
Schumacher menjadi juara F1 lima kali berturut-turut pada tahun 2000-2004 dan meraih dua gelar bersama Benetton pada tahun 1994 dan 1995.
(*)
| Dua Siswa Toraja Lolos Babak Final Nationale Deutscholympiade |
|
|---|
| Borussia Moenchengladbach Libas Heidenheim 3-0, Kevin Diks Ungkap Rahasia Performa Apik Tim |
|
|---|
| Tiga Oknum TNI di Gowa Diduga Peras Sopir Travel Rp30 Juta, Kini Diperiksa Pomdam Hasanuddin |
|
|---|
| KPK: Gubernur Riau Abdul Wahid Pakai Uang Pemerasan untuk Wisata ke Inggris dan Brasil |
|
|---|
| KPK Tangkap Gubernur Riau Abdul Wahid Terkait Dugaan Pemerasan di Dinas PUPR |
|
|---|