Istri PM Israel Benjamin Netanyahu Tuduh Pejabat Militer Rencanakan Kudeta
Sara Netanyahu memperjelas bahwa ketidakpercayaannya adalah pada kepemimpinan militer, bukan IDF secara keseluruhan.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/perdana-menteri-israel-benjamin-netanyahu-dan-istri-sara-netanyahu-2662024.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, TEL AVIV - Sara Netanyahu, istri Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, menuduh sejumlah pejabat tinggi militer Israel merencanakan kudeta terhadap suaminya.
Tuduhan ini diungkapkan dalam pertemuan dengan beberapa keluarga warga Israel yang ditawan di Jalur Gaza.
“Petinggi militer Israel berusaha melakukan kudeta militer terhadap suami saya,” ujar Sara Netanyahu, seperti yang dilaporkan surat kabar Haaretz, Selasa (25/6/2024), yang dikutip oleh Anadolu.
Ketika beberapa anggota keluarga menanggapi bahwa ia tidak bisa menuduh keseluruhan militer Israel, Sara menegaskan bahwa ketidakpercayaannya hanya ditujukan kepada pejabat senior militer, bukan seluruh tentara Israel atau IDF (militer).
“Para petinggi militer ingin melakukan kudeta,” ulangnya lebih dari sekali.
Tuduhan serupa juga dilontarkan oleh putra mereka, Yair Netanyahu, pada awal bulan ini.
Pada 17 Juni, Yair menuduh militer dan dinas keamanan Shin Bet melakukan "pengkhianatan" saat serangan Hamas pada 7 Oktober.
“Apa yang mereka coba sembunyikan? Jika tidak ada pengkhianatan, mengapa mereka takut penyelidikan eksternal dan independen atas kejadian tersebut?” tulisnya di X.
“Mengapa para petinggi militer dan intelijen terus mengklaim bahwa Hamas sudah dilumpuhkan? Di mana Angkatan Udara pada 7 Oktober?”
Beberapa bulan terakhir, banyak pemimpin militer, keamanan, dan politik Israel telah menyatakan bertanggung jawab atas kegagalan yang menyebabkan serangan Hamas pada 7 Oktober.
Baca juga: Israel Umumkan 70 Ribu Lebih Tentaranya Cacat Permanen
Namun, Netanyahu sendiri menolak untuk menerima tanggung jawab atas serangan tersebut.
| Dewan Keamanan PBB Setujui Rencana Damai di Gaza, Hamas Menolak Keras |
|
|---|
| Indonesia Siapkan 20 Ribu Tentara Jadi Pasukan Perdamaian di Gaza, Jadi Sorotan Media Israel |
|
|---|
| Baru Terpilih Jadi Wali Kota New York, Zohran Mamdani Janji Tangkap Netanyahu |
|
|---|
| Ditanya soal Beda Sikap FIFA ke Israel dan Rusia, Gianni Infantino Malah Bersyukur |
|
|---|
| TNI Siapkan Pasukan Khusus untuk Misi Kemanusiaan di Gaza |
|
|---|