Rabu, 3 Juni 2026

Kesehatan

Banyak Makan Daging Kambing saat Idul Adha Bisa Tingkatkan Risiko Hipertensi? Ini Penjelasannya

Fitri menjelaskan bahwa daging kambing termasuk dalam kategori lauk hewani dengan kandungan lemak sedang.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Banyak Makan Daging Kambing saat Idul Adha Bisa Tingkatkan Risiko Hipertensi? Ini Penjelasannya
delicious.com.au
Ilustrasi sate kambing. 

TRIBUNTORAJA.COM - Ada kepercayaan umum bahwa mengonsumsi daging kambing dapat secara cepat meningkatkan risiko hipertensi.

Namun, hal ini telah dibantah oleh Fitri Hudayani SST, M.Gz, ahli gizi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana Jakarta, pada Senin (17/6/2024).

Fitri menjelaskan bahwa daging kambing termasuk dalam kategori lauk hewani dengan kandungan lemak sedang.

 

 

"Karena itu, konsumsinya harus dibatasi dan tidak berlebihan," ujar Fitri, dikutip dari Antara.

Ia juga menyebutkan bahwa daging kambing memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh.

Sebagai sumber protein hewani, 40 gram atau satu potong daging kambing ukuran sedang mengandung sekitar 75 kalori, 7 gram protein, dan 5 gram lemak.

Konsumsi dalam batas wajar tidak akan meningkatkan risiko hipertensi.

 

Baca juga: 7 Buah Penurun Kolesterol dan Tekanan Darah Tinggi saat Perayaan Idul Adha

 

Faktor Peningkat Risiko Hipertensi

Menurut Fitri, risiko hipertensi lebih mungkin meningkat karena penggunaan bumbu yang mengandung natrium tinggi dalam jumlah banyak saat memasak daging kambing, seperti garam, kecap, dan penyedap rasa lainnya.

Fitri juga menekankan bahwa daging kambing tidak akan meningkatkan kadar kolesterol darah selama dikonsumsi dalam batas yang wajar dan tanpa lemak.

Dengan konsumsi yang bijak, risiko kambuhnya kolesterol dapat dicegah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved