Hari Ini, Jakarta Raih Peringkat Pertama Kota dengan Kualitas Udara Paling Buruk Sedunia

Pukul 07.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta mencapai angka 178, dengan tingkat partikel halus (particulate matter/PM) 2.5 yang masuk...

Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
ANTARA FOTO/Wahyu Putro
ILUSTRASI - Dokumentasi pemandangan Monumen Nasional dengan latar belakang gedung bertingkat yang diselimuti asap polusi di Jakarta, Senin (29/7/2019) lalu. 

TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA - Pada Senin (10/6/2024) pagi, data dari situs pemantau kualitas udara IQAir menunjukkan bahwa kualitas udara di DKI Jakarta menjadi yang terburuk di dunia.

Pukul 07.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta mencapai angka 178, dengan tingkat partikel halus (particulate matter/PM) 2.5 yang masuk dalam kategori tidak sehat.

Bahkan pada pukul 05.00 WIB pagi tadi, indeks kualitas udara di Jakarta mencapai angka 180.

 

 

Kondisi ini mendorong IQAir untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar:

  • Menghindari aktivitas di luar ruangan.
  • Menutup jendela untuk menghindari masuknya udara luar yang kotor.
  • Mengenakan masker saat berada di luar ruangan.
  • Mengaktifkan penyaring udara.

 

Baca juga: Jakarta Raih Peringkat Pertama Kualitas Udara Terburuk Sedunia Pagi Ini

 

Diurutkan berdasarkan tingkat polusi udara, berikut adalah peringkat kota dengan AQI tertinggi per Senin (10/6/2024) pagi:

1. Jakarta, Indonesia: 178

2. Manama, Bahrain: 159

3. Beijing, Cina: 159

4. Kinshasa, Kongo - Kinshasa: 154

5. Dhaka, Bangladesh: 147

6. Delhi, India: 129

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved