Selasa, 28 April 2026

Jakarta Raih Peringkat Pertama Kualitas Udara Terburuk Sedunia Pagi Ini

Kualitas udara dianggap tidak sehat jika konsentrasi PM 2,5 berada dalam rentang 101-199 mikrogram per meter kubik, karena dapat merugikan manusia...

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Jakarta Raih Peringkat Pertama Kualitas Udara Terburuk Sedunia Pagi Ini
ANTARA FOTO/Wahyu Putro
Dokumentasi pemandangan Monumen Nasional dengan latar belakang gedung bertingkat yang diselimuti asap polusi di Jakarta. 

TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA - Pada Selasa (28/5/2024) pukul 07.31 WIB, Jakarta mencatatkan dirinya sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di antara 117 negara, menurut laporan terbaru dari laman IQAir.

Indeks kualitas udara Jakarta mencapai angka 212, menunjukkan bahwa udara di ibu kota sangat tidak sehat.

Angka ini mengindikasikan bahwa konsentrasi partikel polutan PM 2,5 (partikel dengan diameter kurang dari 2,5 mikron) di udara Jakarta mencapai 138 mikrogram per meter kubik.

 

 

Jumlah ini 27,6 kali lipat lebih tinggi dari batas aman yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk paparan tahunan.

Di Indonesia, Jakarta hanya dikalahkan oleh Tangerang yang memiliki indeks kualitas udara terburuk dengan angka 218.

Namun, secara global, Jakarta menempati peringkat teratas sebagai kota dengan udara paling tercemar, mengalahkan Delhi di India (184) dan Lahore di Pakistan (179).

 

Baca juga: Kualitas Udara Jakarta Kembali Masuk 3 Terburuk di Dunia

 

Kualitas udara yang sangat tidak sehat ini tentu membahayakan kesehatan warga Jakarta.

Masyarakat diimbau untuk membatasi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker jika terpaksa keluar rumah.

Menutup jendela juga dianjurkan untuk mencegah masuknya udara kotor ke dalam rumah.

 

Baca juga: Kualitas Udara Jakarta Masih Masuk Peringkat 10 Besar Terburuk di Dunia

 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved