Rabu, 6 Mei 2026

Lebaran 2024

TKN Prabowo-Gibran Temui Megawati saat Lebaran Idul Fitri, JK: Pertanda Baik

Menurut JK, momen Lebaran dan Ramadan sering dimanfaatkan untuk memperkuat kembali silaturahmi dan komunikasi.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto TKN Prabowo-Gibran Temui Megawati saat Lebaran Idul Fitri, JK: Pertanda Baik
KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani ditemui awak media setelah berkunjung ke kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta, saat hari pertama Lebaran 1445 Hijriah, Rabu (10/4/2024). 

TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA - Kedatangan Rosan Roeslani, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, ke kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dianggap sebagai pertanda positif dalam semangat Idulfitri.

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, menyatakan kunjungan Rosan ke kediaman Megawati pada hari pertama Lebaran adalah hal yang patut diapresiasi sebagai indikasi akan adanya persatuan.

Menurut JK, momen Lebaran dan Ramadan sering dimanfaatkan untuk memperkuat kembali silaturahmi dan komunikasi.

 

 

Tidak menutup kemungkinan, dalam pertemuan di saat Lebaran atau Ramadan, bisa saja terjadi diskusi tentang perkembangan politik dan pembicaraan mengenai masa depan bangsa dan negara.

"Ini Idulfitri, tidak ada alasan untuk menolak. Ini tentu merupakan pertanda yang baik (kunjungan Rosan ke kediaman Megawati)," kata JK di rumahnya, Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2024), seperti dilaporkan Kompas.com.

Menurut JK, dari pertemuan tersebut pasti terdapat harapan untuk meraih rekonsiliasi demi kepentingan bersama dalam menghadapi tantangan yang akan dihadapi bangsa dan negara ke depan.

 

Baca juga: Diajak Gibran untuk Bertemu, Anies: Kita Lebaran Dulu Deh

 

Lebih lanjut, setelah Pilpres 2024, Prabowo berkeinginan untuk bertemu dengan Megawati Soekarnoputri.

Namun, PDIP masih menunggu hasil keputusan sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi sebelum membuka diri.

"Tentunya secara politis baik, meskipun ada pihak tertentu yang ingin lebih jelas dalam mencapai keadilan. Namun, kita melihat ini sebagai suatu kenyataan. Tentu, dalam kerangka persatuan dan kenegaraan, kita berusaha kembali ke arah rekonsiliasi," kata JK.

 

Baca juga: TKN Prabowo-Gibran: Masyarakat Toraja Lebih Pilih Berkelanjutan daripada Perubahan

 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved