5 Tahun Jadi Dokter Gadungan di Bekasi, Begini Motif Sunaryanto
Sunaryanto mengakui telah berpura-pura menjadi dokter selama lima tahun, mulai dari 2019 hingga 2024, dengan alasan terdesak kebutuhan ekonomi.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Dokter-Gadungan2-20-Mar.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, BEKASI - Kapolres Metro Bekasi, Kombes Twedi Aditya Bennyahdi, menjelaskan alasan di balik tindakan Sunaryanto alias Ingwy Tito Banyu (39) yang menjadi dokter palsu di Klinik Pratama Keluarga Sehat di Perum Taman Cikarang Indah, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.
Sunaryanto mengakui telah berpura-pura menjadi dokter selama lima tahun, mulai dari 2019 hingga 2024, dengan alasan terdesak kebutuhan ekonomi.
Sebelumnya, Sunaryanto merupakan seorang pengangguran.
"Motifnya karena kebutuhan ekonomi. Sebelumnya, dia adalah seorang pengangguran," ungkap Twedi pada Selasa (19/3/2024) dilansir Kompas.com.
Selain alasan kebutuhan ekonomi, pria berusia 39 tahun tersebut juga mengaku melakukan aksinya karena ingin memperkaya diri dan mendapatkan penghargaan lebih tinggi dari orang lain.
Pengungkapan aksi Sunaryanto sebagai dokter palsu ini bermula dari laporan warga yang meragukan kredibilitasnya sebagai dokter pada Selasa (12/3/2024).
Baca juga: Sosok Elwizan Aminudin, Dokter Gadungan Tipu 9 Tim Liga 1 Bahkan Tangani Timnas U19
Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan penggeledahan di Klinik Pratama Keluarga Sehat, yang tidak menemukan Surat Izin Praktik (SIP) dan Surat Tanda Registrasi (STR) milik Sunaryanto.
"Informasi awal dari masyarakat kemudian dilakukan penyelidikan, setelah dapat penyelidikan, tadi mendapatkan bukti-bukti," kata Twedi.
"Dalam koordinasi dengan pihak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan pihak Dinas Kesehatan, kami mengetahui bahwa yang bersangkutan memang tidak memiliki SIP dan tidak terdaftar sebagai dokter," tambahnya.
Baca juga: Datanya Dipakai Susanto si Dokter Gadungan Surabaya, Ini Dia Sosok Asli Dokter Anggi Yurikno
| Susunan Pengurus IDI Cabang Toraja Utara Periode 2025-2028 |
|
|---|
| Hendrik Kala Timang Dilantik Sebagai Ketua IDI Toraja Utara Periode 2025-2028 |
|
|---|
| Habitat Rusak akibat Tambang Emas, Macan Tutul hingga Elang Jawa di Gunung Salak Terancam Punah |
|
|---|
| Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ajak Warga Pulihkan Hutan, Diupah Rp50 Ribu per Hari |
|
|---|
| Lima Orang Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Tol Cipali, Polisi Selidiki Penyebabnya |
|
|---|