Kamis, 7 Mei 2026

Ramadan 2024

Sakit Kepala saat Puasa Ramadan? Begini Cara Mengatasinya tanpa Batal

Sakit kepala saat berpuasa bisa timbul setelah berpuasa selama 16 jam atau lebih. Biasanya, sakit kepala ini bersifat ringan hingga sedang dan…

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Sakit Kepala saat Puasa Ramadan? Begini Cara Mengatasinya tanpa Batal
ist
Ilustrasi. 

TRIBUNTORAJA.COM - Salah satu masalah kesehatan yang sering muncul saat menjalani ibadah puasa adalah sakit kepala, sehingga sangat diperlukan cara mengatasinya agar dapat menjalankan ibadah dengan lancar hingga waktu berbuka.

Sakit kepala saat berpuasa bisa timbul setelah berpuasa selama 16 jam atau lebih. Biasanya, sakit kepala ini bersifat ringan hingga sedang dan tidak berdenyut.

Nyeri ini bisa dirasakan di seluruh kepala atau terpusat di sekitar dahi.

 

 

Intensitas nyeri pada sakit kepala saat puasa biasanya ringan hingga sedang, lebih mirip dengan sakit kepala tegang daripada migrain.

Namun, bagi orang yang rentan terhadap migrain, puasa tetap bisa memicu serangan migrain.

Masalah kesehatan ini sering dikaitkan dengan gula darah rendah atau hipoglikemia serta dehidrasi, dan kadang-kadang terkait dengan penarikan kafein.

 

Baca juga: Ini Waktu Terbaik untuk Olahraga saat Puasa Ramadan

 

Dikutip dari laman Verywell Health, semakin lama seseorang tidak makan, maka semakin tinggi kemungkinan mengalami sakit kepala saat puasa.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang biasanya mengalami sakit kepala memiliki risiko lebih tinggi mengalami sakit kepala saat berpuasa dibandingkan dengan yang tidak.

Namun tidak perlu khawatir, karena berikut ini adalah 7 cara mencegah dan mengatasi sakit kepala agar tidak mengganggu ibadah puasa.

 

Baca juga: Ini Waktu Mustajab untuk Memperbanyak Doa di Bulan Ramadan

 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved