Ramadan 1445 Hijriyah
5 Kebiasaan Nabi Muhammad Patut Dicontoh dalam Mengisi Siang Hari Bulan Ramadan
Agar waktu siang di bulan Ramadan dapat diisi dengan kegiatan amalan, sebaiknya mencontoh lima kebiasaan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Puasa-arafah.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Kebanyakan tidur di siang hari pada bulan Ramadan bisa membuat badan menjadi loyo.
Banyak cara bisa dilakukan untuk mengisi waktu siang di bulan Ramadan.
Agar waktu siang di bulan Ramadan dapat diisi dengan kegiatan amalan, sebaiknya mencontoh lima kebiasaan Nabi Muhammad SAW.
Dosen Institut Pesantren Mathali'ul Falah (IPMAFA) Pati, Ahmad Nashiruddin, M.Pd mengungkap beberapa cara Nabi Muhammad SAW dalam menghabiskan waktu siang hari saat puasa Ramadan.
Berikut penjelasan Ahmad Nashiruddin.
1. Bersedekah
Ahmad Nashiruddin mengatakan, ada salah satu kebiasan berbeda Nabi Muhammad SAW saat bulan Ramadan dan bulan di luar Ramadan.
Perbedaan ini terletak pada kebiasaan Nabi Muhammad yang gemar sekali bersedekah di bulan Ramadan.
Menurut Ahmad Nashiruddin sikap gemar bersedekah ini bisa menjadi salah satu perilaku yang bisa kita contoh.
"Salah satu ciri khas atau pembeda apa yang dilakukan Nabi Muhammad SAW ketika memasuki Ramadan dan di luar bulan Ramadan adalah beliau sangat gemar sekali bersedekah," kata Ahmad dalam tayangan Program OASE di kanal YouTube Tribunnews.com, Jumat (15/3/2024).
2. Menjaga Lisan atau Ucapan
Kebiasan selanjutnya yakni menjaga lisan atau ucapan.
Hal itu penting dilakukan agar puasa kita nanti mendapatkan pahala, bukan hanya lapar dan dahaga saja.
"Kedua menjaga ucapan, ini penting. Jadi banyak ya hadist yang mengatakan bahwa orang yang berpuasa itu tidak mendapatkan apa-apa kecuali hanya lapar dan dahaga."
"Kalau kita melihat hal-hal yang membatalkan puasa itu kan di antaranya, tidak makan-minum, kemudian tidak muntah-muntah, tidak melakukan hubungan suami-istri, syahwat dan sebagainya."