Ramadan 1445 Hijriyah
Kapan Waktu Terbaik Sikat Gigi di Bulan Puasa?
Kemudian untuk membersihkan sela-sela gigi dari sisa makanan, Melanie menyarankan untuk pakai dental floss (benang gigi).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Kemudian-untuk-m3r33.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Selama bulan puasa, kita tetap wajib sikat gigi dua kali sehari.
Dilakukan setelah makan sahur dan sebelum tidur malam hari.
Dokter gigi RSUD Kepulauan Seribu, drg. Melanie Veronica, MPH menjelaskan bahwa sikat gigi saat puasa perlu dilakukan saat sahur dan sebelum tidur di malam hari.
"Selama bulan Ramadhan, tetap lakukan sikat gigi dua kali sehari, pagi setelah sahur dan malam sebelum tidur," kata Melanie, Selasa (2/4/2024).
Melanie kemudian memaparkan cara sikat gigi yang benar yaitu dilakukan selama minimal dua menit dengan durasi 20 detik per bagian gigi (gigi belakang, gigi atas, sela gigi, dan lainnya) dalam gerakan memutar.
Dokter Melanie juga mengingatkan untuk membersihkan lidah dengan pembersih lidah atau sikat gigi untuk menghilangkan sisa-sisa cairan atau makanan pada lidah.
Kemudian untuk membersihkan sela-sela gigi dari sisa makanan, Melanie menyarankan untuk pakai dental floss (benang gigi).
Melani juga menyarankan berkumur dengan obat kumur yang tidak mengandung alkohol dan memastikan tidak ada cairan yang tertelan.
Tips Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut di Bulan Puasa
Selain sikat gigi dua kali sehari saat puasa, dokter Melanie membagikan beberapa tips menjaga kesehatan gigi dan mulut saat berpuasa.
Pertama yaitu mengonsmsi air putih, buah, dan sayuran yang cukup untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh sekaligus mencegah mulut kering.
"Intake cairan yang masuk ke tubuh minimal dua liter per hari, bisa didapatkan saat berbuka puasa minum sebanyak dua gelas air putih, malam hari empat gelas, dan sahur dua gelas," ucap alumni Universitas Indonesia tersebut.
Kedua, membatasi makanan manis atau yang tinggi gula.
Menurut Melanie, makanan yang kadar gulanya tinggi bisa mengakibatkan tingkat pH dalam rongga mulut menjadi rendah sehingga jumlah bakteri dalam mulut meningkat.
Karena itu sebaiknya hindari atau batasi makanan dan minuman manis agar pH dalam rongga mulut tetap berkisar 6,5-7,5.
Ketiga, apabila mengalami masalah gigi atau mulut, sebaiknya tetap melakukan pemeriksaan ke dokter demi mendapat diagnosis dan perawatan medis yang tepat.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sikat Gigi Saat Puasa, Kapan Perlu Dilakukan?"