Selasa, 14 April 2026

Ramadan 1445 Hijriyah

Bijak Bermedia Sosial di Bulan Ramadan

Pada episode kedua ini, menghadirkan penceramah Ustad Muhammad Danial, S Pd I, M Pd.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muhammad Rifki | Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Bijak Bermedia Sosial di Bulan Ramadan
Rifki/Tribun Toraja
Ustad Muhammad Danial 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Syiar Ramadan Toraja kembali digelar Rabu (27/3/2024).

Kegiatan ini kerja sama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja, Pemkab Toraja Utara, PLN Makale, dan Tribun Toraja.

Syiar Ramadan Toraja merupakan kegiatan dakwah melalui media sosial yang mudah diakses oleh masyarakat, dengan menghadirkan penceramah kompeten dari Tana Toraja dan Toraja Utara.

Pada episode kedua ini, menghadirkan penceramah Ustad Muhammad Danial, S Pd I, M Pd.

Ustad Danial telah 10 tahun menjadi pendakwah.

Dia lulusan Sarjana Pendidikan Agama Islam di Universitas Muhammadiyah Makassar dan Magister Pendidikan di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.

Adapun tema yang diangkat dalam episode kali ini yakni ‘Menjaga Etika Bermedia Sosial (medsos) di Bulan Suci Ramadan".

Menurut Ustad Danial, di era modern seperti sekarang, media sosial tidak luput dari kehidupan manusia sehari-hari, tak terkecuali umat Islam di seluruh dunia.

Menyambut era bonus demografi Indonesia yang diprediksi akan terjadi pada 2045, Muhammad Danial menyampaikan dalam Syiar Ramadan Toraja bagaimana mencerdaskan umat Islam dalam menghadapi tantangan global.

“Sosial media mempunyai peran yang sangat besar di situ. Sekurang-kurangnya kita harus bisa memahami bahwa media sosial itu enggak ada salahnya,” ujar Dosen Universitas Muhammadiyah Barru ini.

“Sejatinya medsos adalah sebuah alat, media yang bisa kita gunakan untuk menyampaikan syiar Islam ini, menyampaikan nilai-nilai agama,” lanjutnya.

Ustad Danial mengimbau kepada umat Islam agar dapat bijak bermedsos dengan memanfaatkan momentum Ramadan.

Dalam Syiar Ramadan Toraja ini, Ustad Danial memaparkan lima etika dalam bermedsos sesuai ajaran Islam, salah satunya dengan tabayyun.

“Tabayyun itu dalam artian adalah cross-check. Setiap berita yang kita terima, ada perkataan akademisi bahwa budayakan membaca. Apa yang masuk di dalam grup, apa yang masuk dalam beranda kita, tidak semuanya harus disebarkan,” kata Ustad Danial.

Untuk selengkapnya, Anda dapat mengunjungi laman YouTube resmi Tribun Toraja atau mengklik link berikut ini, https://www.youtube.com/live/OkuIeyllGmw?si=-ZlBblWjCumoCqf3. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved