Kamis, 30 April 2026

Ramadan 2024

Sariawan saat Puasa Ramadan? Begini Cara Mengatasinya

Beberapa penyebab sariawan antara lain, bagian dalam pipi atau lidah tergigit saat makan atau berbicara, kebiasaan menggosok gigi yang terlalu keras..

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Sariawan saat Puasa Ramadan? Begini Cara Mengatasinya
ist
Penyakit sariawan 

Penting untuk diingat bahwa saat menjalankan puasa, berkumur dengan obat kumur atau air garam sebaiknya dilakukan setelah berbuka puasa hingga sebelum azan subuh.

Pastikan untuk menghindari menelan kembali sisa kumuran obat kumur atau air garam di dalam mulut. Sebaiknya segera memuntahkannya setelah selesai berkumur.

 

Baca juga: Ramadan 1445 H, Pelajar MAN 1 Tana Toraja Pulang Lebih Awal, Upacara Bendera Ditiadakan

 

3. Gunakan Obat Sariawan di Luar Jam Puasa

Menurut panduan perawatan pasien kesehatan mulut yang diterbitkan dalam jurnal European Journal of General Dentistry (2014), untuk mengatasi sariawan saat berpuasa, sangat disarankan menggunakan obat khusus sariawan yang tersedia di apotek, baik dalam bentuk krim, salep, gel, atau cairan.

Beberapa obat tersebut sering mengandung antiseptik yang membantu mengatasi infeksi bakteri di dalam mulut.

Namun, untuk obat sariawan yang diminum, biasanya diresepkan oleh dokter hanya dalam kasus sariawan yang parah, dan ketika obat yang dijual bebas tidak efektif.

Perlu diperhatikan bahwa penggunaan obat sariawan saat berpuasa sebaiknya dilakukan di luar jam puasa, seperti setelah berbuka puasa hingga sebelum waktu azan subuh, sehingga puasa tidak terganggu.

 

Baca juga: Apakah Air yang Tak Sengaja Terminum saat Berenang Membatalkan Puasa Ramadan?

 

4. Hindari Makanan Terlalu Pedas, Asin, atau Asam

Mereka yang sedang mengalami sariawan disarankan untuk menghindari konsumsi makanan atau minuman yang terlalu pedas, asin, atau asam saat sahur dan berbuka puasa.

Hal itu karena makanan atau minuman yang memiliki rasa terlalu pedas, asin, atau asam dapat menyebabkan iritasi pada luka sariawan di dalam mulut, yang pada akhirnya dapat memperlambat proses penyembuhan.

Selain itu, mengonsumsi makanan atau minuman yang terlalu panas dapat meningkatkan rasa nyeri pada luka sariawan.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved