Selasa, 21 April 2026

Pemilu 2024

Ini Deretan Caleg Berpotensi Gagal di Dapil Jakarta I, dari Selebriti hingga Menteri

Pasalnya, modal suara dari daerah pemilihan (dapil) Jakarta I yang meliputi wilayah Jakarta Timur tidak cukup untuk membawa mereka ke Senayan.

Tayang:
Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Ini Deretan Caleg Berpotensi Gagal di Dapil Jakarta I, dari Selebriti hingga Menteri
kompas.com
Deretan caleg yang merupakan tokoh ternama yang kemungkinan gagal melenggang ke Senayan. 

TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI melakukan rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional untuk Provinsi DKI Jakarta, Selasa (12/3/2024).

Dari hasil rekapitulasi tersebut, sejumlah caleg yang merupakan tokoh ternama berpotensi gagal melenggang ke DPR RI.

Pasalnya, modal suara dari daerah pemilihan (dapil) Jakarta I yang meliputi wilayah Jakarta Timur tidak cukup untuk membawa mereka ke Senayan.

Dilansir dari Kompas.com, inilah mereka:

1. Harry Basuki Tjahaja Purnama

Harry adalah adik mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Pada Pileg DPR RI 2024, ia hanya mendapatkan nomor urut 5 dari partainya, PDI-P, untuk bertarung di dapil Jakarta I.

Harry hanya mampu mengoleksi 23.559 suara, terendah ketiga di antara 6 caleg PDI-P pada dapil itu.

Perolehan suaranya kalah jauh dibandingkan eks penyiar Putra Nababan yang juga anak politikus kawakan Panda Nababan.

Putra Nababan, yang diprediksi menjadi satu-satunya caleg PDI-P terpilih dari dapil Jakarta I, berhasil mendapatkan 105.559 suara.

Sebelumnya, nama Harry juga sempat ramai diperbincangkan karena dirinya merasa KPU mengurangi perolehan suaranya secara konsisten sebagaimana ditayangkan dalam Sistem Informasi Rekapitulasi.

2. Ario Bimo Nandito Ariotedjo

Dito, sapaan akrabnya, merupakan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sejak 2023.

Pria 33 tahun ini dicalonkan di dapil Jakarta I oleh Partai Golkar pada Pileg DPR RI 2024.

Sesungguhnya, Dito menjadi caleg Golkar yang meruap suara terbanyak di dapil tersebut, yakni 55.560. Namun, total raihan suara sah Golkar di dapil itu, yakni 111.719 suara, kemungkinan besar tak cukup membawa partai berlogo pohon beringin itu untuk mendapatkan jatah kursi di Senayan.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved