Rabu, 8 April 2026

Harga Beras Naik, Bapanas: Jangan Panic Buying, Maret Harga Turun

Adapun stok Cadangan Beras Pemerintah Daerah (CBPP) hingga minggu kedua Februari mencapai total 7.500 ton.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Harga Beras Naik, Bapanas: Jangan Panic Buying, Maret Harga Turun
Sekretariat Presiden
ILUSTRASI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat melakukan peninjauan stok beras di Gudang Bulog Baru Rawang Timur, Padang, Sumatera Barat, Rabu (25/10/2023) lalu. 

TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam panic buying atau membeli beras secara berlebihan meskipun harga naik.

Arief menegaskan bahwa pasokan beras tetap mencukupi sehingga tidak perlu khawatir akan kekurangan.

"Beras tetap ada dan kami menjamin ketersediaannya. Masyarakat tidak perlu panic buying karena pemerintah telah melakukan persiapan yang matang," kata Arief di Jakarta pada Sabtu (24/2/2024) dikutip Kompas.com.

 

 

Menurut Arief, stok beras nasional yang dikelola oleh Bulog pada tanggal 19 Februari mencapai 1,4 juta ton.

Penyerapan beras dari petani dalam negeri tahun ini telah mencapai 107.000 ton.

Adapun stok Cadangan Beras Pemerintah Daerah (CBPP) hingga minggu kedua Februari mencapai total 7.500 ton.

 

Baca juga: El Nino Sebabkan Kenaikan Harga Beras, BMKG Toraja Prediksi Periode Netral pada April-Mei

 

Arief meyakinkan bahwa harga beras akan turun mulai bulan Maret karena musim panen raya akan dimulai.

Diperkirakan panen raya di dalam negeri akan menghasilkan 3,5 juta ton beras.

Namun, Arief juga menyoroti pentingnya menjaga nilai tukar petani (NTP) agar tidak mengalami penurunan yang signifikan.

 

Baca juga: Guru Besar UKI Toraja: Bahan Pokok Meroket Imbas Kenaikan Harga Beras

 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved