Minggu, 31 Mei 2026

Gerakan Pangan Murah Tana Toraja, 3 Ton Beras SPHP Langsung Habis

Setiap sak dijual dengan harga Rp58.000 atau Rp11.600 per kilogram, lebih murah dibanding harga pasar yang saat ini berkisar

Tayang:
zoom-inlihat foto Gerakan Pangan Murah Tana Toraja, 3 Ton Beras SPHP Langsung Habis
Tribun Toraja/Anastasya Saidong Ridwan
PANGAN MURAH - Warga antre saat mendaftarkan fotocopy KTP dengan kupon untuk mendapatkan kuota Gerakan Pangan Murah (GPM) Tana Toraja di Halaman Kantor Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, samping Terminal Makale, Jumat (13/2/2026) pagi. 3 ton beras SPHP dengan harga Rp58 ribu habis diserbu masyarakat. 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Ratusan warga memadati halaman Kantor Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tana Toraja, Sulsel, Jumat (13/2/2026) pagi. 

Mereka rela antre di kantor yang berlokasi samping Terminal Makale, sejak pukul 08.00 WITA untuk mendapatkan beras murah dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tana Toraja menyiapkan 3 ton beras SPHP atau setara 600 sak ukuran 5 kilogram. 

Setiap sak dijual dengan harga Rp58.000 atau Rp11.600 per kilogram, lebih murah dibanding harga pasar yang saat ini berkisar Rp14.000 hingga Rp15.000 per kilogram.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Tana Toraja, Ahmad Kusasi, mengatakan kegiatan ini digelar dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional, yakni Tahun Baru Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri 2026.

“Dalam rangka Hari Besar Keagamaan Nasional, serentak nasional diadakan Gerakan Pangan Murah di Tana Toraja yang dilaksanakan Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan. Untuk komoditas yang dijual ada beras SPHP, bawang merah, cabai rawit organik, cabai katokkon, dan beberapa jenis sayuran,” jelas Ahmad.

Selain beras, bawang merah dijual Rp30.000 per kilogram, cabai rawit organik Rp35.000 per kilogram, dan katokkon Rp3.000. 

Warga diperbolehkan membeli maksimal dua sak beras per KTP. 

Namun, jika stok masih tersedia, pembelian bisa ditambah.

“Untuk beras kita siapkan 3 ton, berarti sekitar 600 sak. Semua masyarakat bisa ambil. Biasanya kita kasih dua sak per orang, tapi kita lihat stoknya, kalau masih ada bisa kita tambah,” ujar Ahmad sambil menunjukkan beras diatas mobil truk.

Ahmad menambahkan, ke depan kegiatan serupa akan dijadwalkan di sejumlah kecamatan agar jangkauan lebih luas, seperti Kecamatan Mengkendek dan kecamatan lainnya di Tana Toraja.

Dari pantauan Tribun Toraja di lokasi, warga yang datang wajib membawa KTP untuk pendataan. 

Setelah membayar, warga menerima nota pembelian dengan ketentuan satu KTP maksimal dua sak beras. 

Antrean terlihat tertib meski jumlah warga terus berdatangan.

Selain beras, di lokasi juga disediakan sejumlah tenan yang menjual sayuran, bawang, hingga olahan makanan seperti abon dan nugget.

Salah satu warga berharap kegiatan seperti ini terus digelar dan harga bahan pokok di Tana Toraja kembali stabil. 

“Semoga harga-harga bisa kembali normal dan terjangkau,” ujarnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved