Selasa, 7 April 2026

Pemilu 2024

Mantan Bupati Toraja Utara dan Tana Toraja Gagal ke Senayan

Mantan anggota DPRD Sulsel itu terancam tak lolos karena perolehan suara Partai Gelora secara nasional belum mencapai ambang batas parlemen

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Mantan Bupati Toraja Utara dan Tana Toraja Gagal ke Senayan
Wikimedia Commons
DR. Drs. Kalatiku Paembonan, M.Si. 

TRIBUNTORAJA.COM - Sebelas mantan bupati dan wali kota di Sulawesi Selatan ( Sulsel ) terancam tak lolos menjadi anggota DPR RI periode 2024-2029.

Mereka berasal dari dapil Sulsel I, Sulsel II, dan Sulsel III.

Kesebelas mantan kepala daerah itu, yakni Syamsari Kitta (Takalar), Hatta Rahman (Maros), Zainuddin Hasan (Bulukumba), M Taufan Pawe (Parepare), Andi Fahsar Mahdin Padjalangi (Bone), Syamsuddin A Hamid (Pangkep), Andi Muzakkar (Luwu), Kalatiku Paembonan (Toraja Utara), Aslam Patonangi (Pinrang), M Judas Amir (Palopo), dan Nicodemus Biringkanae (Tana Toraja).

Syamsari Kitta merupakan caleg dari Partai Gelora dapil Sulsel I.

Dia juga merupakan Ketua DPW Partai Gelora Sulsel dan mantan Bupati Takalar.

Mantan anggota DPRD Sulsel itu terancam tak lolos karena perolehan suara Partai Gelora secara nasional belum mencapai ambang batas parlemen Pemilu 2024 (parliamentary treshold) sebesar 4 persen.

Dari dapil Sulsel II, ada 5 mantan bupati dan wali kota terancam gagal.

Mantan Bupati Maros Hatta Rahman merupakan caleg dari PPP.

Mantan politisi PAN itu tertinggal jauh dalam perolehan suara dibanding petahana Muh Aras.

PPP juga kini dihantui ancaman tak lolos parliamentary treshold.

Selanjutnya, mantan Bupati Bulukumba Zainuddin Hasan yang menjadi caleg Partai Demokrat.

Caleg Partai Demokrat berpeluang lolos dari dapil Sulsel II adalah Andi Muzakkir Aqil.

Partai Demokrat dan PPP berdasarkan hasil real count KPU hanya bisa mendapatkan masing-masing 1 kursi dari dapil Sulsel II.

Di internal Partai Golkar, ada 3 mantan kepala daerah terancam tak lolos.

Mereka adalah mantan Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid; mantan Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi; dan mantan Wali Kota Parepare, M Taufan Pawe.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved