Tradisi Mangriu' Batu Simbuang di Acara Rambu Solo', Penanda Status Bangsawan Toraja
Batu Simbuang merupakan simbol status sosial yang menjelaskan kelas bangsawan dari keluarga yang mendirikan dan memiliki batu tersebut.
Penulis: Redaksi | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/20012024_Batu_Simbuang.jpg)
Batu simbuang akan menjadi simbol ataupun tanda yang akan selalu dikenang oleh anak cucu, simbol yang akan melekat dalam hati, yang memberikan pemaknaan dan penghayatan bahwa orang tua dari rumpun keluarga yang telah meninggal akan tetap bersama dengan keluarga.
Saat batu tiba di rante dan telah berdiri kokoh maka akan dilakukan penyiraman dengan air biasa dan akan didoakan dengan harapan bahwa semua rapu tallang, anak cucu tetap dalam keadaan yang aman (masakke-sakke), damai, dan baik-baik saja.
Suku Toraja memang merupakan salah salah satu suku di Indonesia yang memiliki kekayaan tradisi sebagai bagian dari kearifan lokalnya.
Suku Toraja menetap di Toraja, daerah pegunungan bagian utara Provinsi Sulawesi Selatan. Suku Toraja juga menetap di sebagian dataran Luwu dan Sulawesi Barat.
Wilayah Toraja dikenal sebagai "Tondok Lapongan Bulan Tana Matari’allo" (negeri yang bulat seperti bulan dan matahari).
(*)
| Sudah Jalani Sidang Adat Toraja, Komika Pandji Kini Diperiksa Bareskrim Polri |
|
|---|
| Harga Tedong Turun Rp10 Juta per Ekor, Saleko Masih Tembus Rp1 Miliar |
|
|---|
| Rambu Solo Nek' Geby di Sanggalangi Toraja Utara Digelar Januari 2026, Sajikan Sejumlah Ritual Adat |
|
|---|
| Bumbu Rendang Kerbau di Tana Toraja Tembus Rp1,5 Juta, Dipesan untuk Acara Rambu Solo |
|
|---|
| Mau Liburan ke Toraja Desember Ini? Banyak Acara Rambu Solo yang Bikin Liburanmu Makin Seru |
|
|---|