Kamis, 9 April 2026

Baju Adat Toraja

Mengenal Baju Adat Toraja, Nama, Warna dan Penggunaannya

Begitupun dengan suku Toraja yang mendiami Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara di Provinsi Sulawesi Selatan.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Mengenal Baju Adat Toraja, Nama, Warna dan Penggunaannya
Kompas.com
Baju Adat Toraja 

TRIBUNTORAJA.COM - Seluruh suku di dunia pasti memiliki pakaian adat dengan ciri khas tertentu.

Begitupun dengan suku Toraja yang mendiami Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara di Provinsi Sulawesi Selatan.

Nama baju adat Toraja adalah baju pokko untuk wanita dan baju do'doan untuk laki-laki.

Baju adat Toraja memiliki ciri khas dengan unsur-unsur budaya yang terdapat di daerah setempat.

Baju adat Toraja dibuat dengan cara ditenun.

Ciri-ciri baju pokko adalah berlengan pendek dengan warna baju yang mencolok.

Warna baju pokko berupa merah, kuning, dan putih. Warna tersebut menjadi ciri khas baju pokko Sulawesi Selatan.

Warna baju pokko memiliki makna yang berbeda-beda.

Baju pokko warna hitam digunakan saat ada orang yang meninggal (Rambu Solo).

Masyarakat yang menggunakan baju pokko berwarna merah saat acara orang meninggal diartikan sebagai keturunan bangsawan.

Sementara ciri baju do'doan laki-laki adalah menggunakan celana seppa tallung buju dan sambu.

Celana seppa tallung merupakan celana dengan panjang mencapai lutut.

Baju pokko umumnya digunakan dengan beragam aksesoris, seperti manik-manik yang dikenakan di dada.

Aksesoris lainnya berupa gelang, ikat kepala, dan ikat pinggang yang disebut kandure.

Baju seppa tallung buku juga dilengkapi aksesori yang berupa kandure, lipa', gayang, dan lain sebagainya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved