Jumat, 12 Juni 2026

Putra Toraja Jadi Anggota Dewan di Papua, Jemi Patabang: Anugerah Tuhan

Jemi bersyukur bisa terpilih sebagai anggota DPR Provinsi Papua Tengah meski pemilihan menggunakan sistem Noken.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Putra Toraja Jadi Anggota Dewan di Papua, Jemi Patabang: Anugerah Tuhan
ist
Jemi Patabang (batik biru, paling kiri) berfoto bersama Ketua DPC PSI Toraja Utara yang juga Anggota DPRD Kabupaten Toraja Utara, Anthon Paranoan, dan rumpun keluarga dalam acara syukuran di di Pa'biteran,Kecamatan Tallunglipu,Kabupaten Toraja Utara, Sabtu (11/1/2025). 

TRIBUNTORAJA.COM,RANTEPAO - Jemi Patabang SPd MSi baru saja dilantik sebagai anggota DPR Provinsi Papua Tengah periode 2024-2029 dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Ia pun menggelar syukuran atas pelantikan tersebut di kampung halamannya di Toraja Utara.

Jemi mengatakan, momen ini juga mereka rayakan ulang tahun anggota keluarganya. Di mana Jemi berulang tahun 7 Januari, istrinya Mama Sika tanggal 10 Januari, dan anak mereka Sikamase alias Sika yang berulang tahun 11 Januari.

Syukuran digelar di kediamannya di Pa'biteran,Kecamatan Tallunglipu,Kabupaten Toraja Utara, Sabtu (11/1/2025).

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua DPC PSI Toraja Utara yang juga Anggota DPRD Kabupaten Toraja Utara, Anthon Paranoan, bersama kader PSI lainnya seperti Andarias Sulle, Marthen Bida, Hardy Abraham Putra (Macho), dan rumpun keluarganya.

Jemi  bercerita bahwa dia dilantik jadi anggota DPR Provinsi Papua Tengah  pada November 2024 lalu. Ia baru merayakan di Toraja karena sekalian momen pulang kampung merayakan Natal dan tahun baru, di mana keluarga besarnya berkumpul.

"Selain itu, sebelum ini kami banyak kesibukan. Sekalian juga merayakan ulang tahun kami bertiga," ucapnya.

Ia pun membagikan kebahagiaan kepada rumpun keluarga serta kerabat yang hadir. Ia mengatakan, perjalanan hidupnya di rantau tidak lepas dari tuntunan Tuhan.

"Saya selalu imani bahwa mukjizat Tuhan itu nyata dan itu terjadi sama halnya yang saya alami saat ini," katanya.

"Banyak yang meragukan saya lolos (jadi anggota dewan) karena di sana itu sistem noken. Tetapi semua perjuangan dan doa dari keluarga berbuah hasil. Saya percaya ada campuran tangan Tuhan, semua karena anugerah Tuhan,sehingga saya bisa terpilih dari sistem noken," ucapnya.

Untuk diketahui, sistem noken (juga disebut sistem ikat) adalah sebuah sistem pemilihan yang digunakan khusus untuk sejumlah kabupaten di wilayah Pegunungan Tengah di Provinsi Papua Tengah dan Papua Pegunungan.

Sistem ini dinamai dari noken, yaitu sebuah tas anyaman dari serat kulit kayu yang memiliki peran sentral dalam kehidupan masyarakat Papua.

"Sistem noken ini adalah hasil musyawarah masyarakat untuk menentukan siapa yang akan dipilih," jelas Jemi Patabang.

Sempat Jadi Tukang Ojek

Sebelum terpilih menjadi anggot dewan di Papua, Jemi mengalami perjuangan hidup dari bawah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved