Senin, 18 Mei 2026

Identitas Dua Korban Longsor Grasberg PT Freeport Ditemukan Meninggal Dunia, 5 Masih Dicari

Korban masing-masing bernama Irawan usia 46 tahun asal Cilacap dan Wigih Hartono usia 37 tahun asal Tulungagung.

Tayang:
Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Identitas Dua Korban Longsor Grasberg PT Freeport Ditemukan Meninggal Dunia, 5 Masih Dicari
Dok PT Freeport Indonesia
TAMBANG - Suasana tambang bawah tanah PT Freeport Indonesis di Tembagapura, Mimika, Papua Tengah. Dua korban terjebak longsor telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (20/9/2025) pagi. 

TRIBUNTORAJA.COM, MIMIKA - Pekerja tambang PT Freeport Indonesia di Tembagapura, Mimika, Papua Tengah, yang tertimbun longsor telah ditemukan.

Tim penyelamat tambang bawah tanah telah menemukan dua dari tujuh pekerja yang terjebak akibat longsor tambang bawah tanah.
 
Sebelumnya, Insiden longsor tambang bawah tanah terjadi di area kerja PT Freeport Indonesia pada Senin, 8 September 2025 sekitar pukul 22.00 WIT.

Longsor ini terjadi aliran material basah dalam jumlah besar di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave.

Dalam insiden longsor tersebut, tujuh pekerja terjebak dalam tambang bawah tanah.

Setelah dilakukan pencarian selama beberapa hari, dua pekerja berhasil ditemukan, Sabtu (20/9/2025) sekitar pukul 8.45 WIT. Sayangnya, saat ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia, 

Penemuan ini dibenarkan Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman.

"Dua korban tersebut ditemukan tertimbun dalam lumpur basah," katanya.

AKBP Billyandha mengatakan, mengungkapkan identitas dua jenazah korban insiden wet muck atau longsor di tambang bawah tanah itu.

Mereka masing-masing bernama Irawan usia 46 tahun asal Cilacap dan Wigih Hartono usia 37 tahun asal Tulungagung.

"Saat ini jenazah sedang proses identifikasi atau visum dan disholatkan. Hari ini juga akan langsung diterbangkan ke rumah duka masing-masing," kata Kapolres Billyandha.

VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Katri Krisnati, juga membenarkan evakuasi dua jenazah tersebut.

Dua jenazah tersebut diduga adalah rekan-rekan mereka yang terjebak dalam insiden luncuran material basah di Grasberg Block Cave.

"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan dan memastikan pendampingan penuh bagi mereka," katanya.

Sementara itu, masih ada 5 pekerja yang masih dalam pencarian. Mereka juga terjebak saat terjadi longsoran tersebut.

"Kami terus melanjutkan pencarian dan penyelamatan rekan-rekan lainnya dengan mengerahkan segala daya upaya," kata Katri Krisnati.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved