Perang Israel Palestina
AS Tolak Gugatan Genosida ke Israel, Hamas: Hina Hukum Internasional
Afrika Selatan mengajukan gugatan ke Pengadilan Internasional atas tuduhan genosida yang dilakukan Israel ke warga Palestina di Gaza.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/pale-sirae.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Kelompok perlawanan Palestina Hamas mengecam penolakan Amerika Serikat (AS) atas gugatan genosida ke Israel yang diajukan Afrika Selatan.
Afrika Selatan mengajukan gugatan ke Pengadilan Internasional atas tuduhan genosida yang dilakukan Israel ke warga Palestina di Gaza.
Dalam pernyataannya, Rabu (10/1/2024), Hamas menanggapi komentar Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken terhadap gugatan yang diajukan Afrika Selatan terhadap genosiada yang dilakukan Israel.
Dikutip dari Anadolu Agency, Hamas mengatakan ucapan Blinken adalah penghinaan terhadap hukum internasional.
Hal itu juga merupakan upaya AS untuk menghalangi alat keadaan internasional dalam menjalani perannya.
Hamas pun menyerukan agar AS menghentikan kebijakannya yang mendukung Israel.
Baca juga: Kementerian Kesehatan Israel Minta Rumah Sakit Gunakan Mode Darurat
Mereka mengatakan bahwa kebijakan tersebut hanya akan memperpanjang agresi dan genosida di Gaza.
Blinken sebelumnya mengungkapkan bahwa gugatan tersebut mengalihkan perhatian dunia dari upaya perdamaian dan keamanan.
Pihak AS pada Selasa (9/1/2024) menegaskan bahwa gugatan genosida yang diajukan Afrika Selatan itu tidak pantas dan menyakitkan.
Baca juga: Militer Israel Beri Peringatan ke Netanyahu, Tepi Barat di Ambang Ledakan Intifada 3
| Israel Kembali Serang Palestina, Netanyahu Klaim Tak Ada Kelaparan di Gaza |
|
|---|
| Tentara Israel Tolak Bertempur di Gaza, Tolak Kebijakan Perang |
|
|---|
| Staf World Central Kitchen Tewas dalam Serangan Israel di Gaza, Hamas Jadi Kambing Hitam |
|
|---|
| Qatar Hentikan Peran sebagai Mediator Israel-Hamas, Masa Depan Gaza Semakin Kelam |
|
|---|
| Dampak Serangan Israel di Gaza: 93 Persen Bangunan Sekolah Hancur, Pertanian Tersisa 22 Persen |
|
|---|