Hari Ini dalam Sejarah
Hari Ini dalam Sejarah: Hari Tritura 10 Januari
Peristiwa ini akan terus diperingati mengingat pada rentang 10-13 Januari 1966, mahasiswa melancarkan gelombang aksi sebagai bentuk ekspresi...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/sejarah-tritura-1966.jpg)
Hal itu merupakan dampak dari politik konfrontasi dengan Malaysia dan negara-negara Barat.
Meskipun perekonomian semakin defisit, Soekarno justru semakin gencar dalam menghamburkan uang negara untuk menunjukkan kehebatan Indonesia.
Biaya pemerintah untuk proyek politik mercusuar seperti Games of the New Emerging Forces (Ganefo) pada 1963 dan Conference of the New Emerging Forces (Conefo) pada 1965 meningkat secara signifikan.
Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Hari Statistik Sedunia 20 Oktober, Ini Sejarahnya
Hal itu menyebabkan defisit anggaran belanja pemerintah meningkat dari 29,7 persen pada 1961 menjadi 63,4 persen pada 1965.
Sejak 1961, situasi moneter yang semakin parah ditandai oleh tingginya laju inflasi (hiperinflasi).
Pendapatan per kapita Indonesia mengalami penurunan yang signifikan antara 1962-1963.
Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Hari Osteoporosis Sedunia 20 Oktober
Pada 1965, tingkat peredaran uang naik hingga 161 persen.
Sementara itu, tingkat inflasi mencapai 592 persen.
Bantuan asing berhenti karena Soekarno menolak bantuan dana sebesar 400 juta dolar AS dari International Monetary Fund (IMF).
Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Hari Museum Nasional 12 Oktober, Ini Dia Bapak Permuseuman Indonesia
| Hari Ini dalam Sejarah: Hari Pahlawan 10 November, Mengenang Semangat Juang Rakyat Indonesia |
|
|---|
| Hari Ini dalam Sejarah: Mengapa Sumpah Pemuda Diperingati Setiap 28 Oktober di Indonesia |
|
|---|
| Hari Ini dalam Sejarah: Hari Santri Nasional 22 Oktober |
|
|---|
| Hari Anak Perempuan Sedunia 2024: Tema dan Sejarahnya |
|
|---|
| Kisah Mayor Imam Subagjo, Perwira Angkatan Udara yang Didakwa Sembunyikan Njoto Usai G30S PKI |
|
|---|