Hari Ini dalam Sejarah
Hari Ini dalam Sejarah: Hari Osteoporosis Sedunia 20 Oktober
Hari Osteoporosis Sedunia dapat memberikan edukasi untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan osteoporosis, mengenali ancaman, dan...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/osteoporosis114.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Hari Osteoporosis Sedunia pada tanggal 20 Oktober adalah saat yang tepat untuk lebih memahami dan meningkatkan kesadaran tentang osteoporosis.
Dikutip dari Kompas.com, penyakit tulang keropos atau osteoporosis merupakan kondisi dimana kepadatan tulang mengalami penurunan yang mengakibatkan massa tulang menjadi rendah dan tulang menjadi rapuh.
Penurunan kepadatan tulang ini terjadi karena ketidakseimbangan antara deposisi mineral dan penyerapan pada jaringan tulang.
Hal ini menyebabkan ukuran rongga pada tulang semakin besar dari bentuk normalnya, sehingga mengurangi kekuatan dan kepadatan tulang, serta menyebabkan bagian luar tulang melemah dan menipis.
Kondisi ini menyebabkan penderitanya berisiko tinggi mengalami patah tulang secara tiba-tiba saat beraktivitas, seperti ketika sedang berdiri, berjalan, dan membungkuk.
Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Hari Museum Nasional 12 Oktober, Ini Dia Bapak Permuseuman Indonesia
Hari Osteoporosis Sedunia sangat penting untuk diperingati sebagai momen dalam memberikan kesadaran kepada diri sendiri dan orang lain.
Dikutip dari National Today, berikut adalah sejarah hingga pentingnya Hari Osteoporosis Sedunia.
Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Hari Anak Perempuan Internasional 11 Oktober
Sejarah Hari Osteoporosis Sedunia
Hari Osteoporosis Sedunia atau World Osteoporosis Day (WOD) adalah acara tahunan yang disponsori oleh International Osteoporosis Foundation (IOF).