Hari Ini dalam Sejarah
Hari Ini dalam Sejarah: Hari Osteoporosis Sedunia 20 Oktober
Hari Osteoporosis Sedunia dapat memberikan edukasi untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan osteoporosis, mengenali ancaman, dan...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/osteoporosis114.jpg)
Acara ini bertujuan untuk mendidik masyarakat tentang osteoporosis.
Hari Osteoporosis Sedunia pertama kali dimulai di Inggris pada tanggal 20 Oktober 1996, dengan dukungan Komisi Eropa. Ini adalah langkah awal dalam peningkatan kesadaran tentang osteoporosis.
Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Hari Peringatan Kesehatan Mental Sedunia
Sebelum tahun 1994, osteoporosis bahkan tidak dianggap sebagai penyakit utama.
Namun, pada tahun 1998, dua organisasi utama, European Foundation for Osteoporosis (EFFO) yang didirikan pada tahun 1987 dan International Federation of Societies on Skeletal Diseases (IFSSD) yang dimulai pada tahun 1995, bergabung untuk membentuk International Osteoporosis Foundation (IOF).
Hal tersebut merupakan titik balik dalam upaya global untuk melawan osteoporosis.
Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Hari Binatang Sedunia 4 Oktober
Pada tahun 1990-an, World Health Organization (WHO) dan United Nations atau PBB ikut mensponsori Hari Osteoporosis Sedunia dengan IOF.
Sejak saat itu, IOF telah menjadi garda terdepan dalam mensponsori berbagai acara peningkatan kesadaran di seluruh dunia.
Hari Osteoporosis Sedunia dapat memberikan edukasi untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan osteoporosis, mengenali ancaman, dan mengambil tindakan preventif.
Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Hari Jantung Sedunia 29 September
Tidak hanya itu, Hari Osteoporosis Sedunia diharapkan dapat memberikan semangat untuk menjaga tulang agar tetap sehat, seperti mengonsumsi makanan sehat dan melakukan rutinitas sehari-hari yang mendukung kepadatan tulang.
Bukan hanya pada Hari Osteoporosis Sedunia, tetapi juga sepanjang tahun.
(*)