Hari Ini dalam Sejarah
Hari Ini dalam Sejarah: Hari Binatang Sedunia 4 Oktober
Hari Binatang Sedunia juga punya kesempatan menyuarakan perhatian dan perlindungan terhadap makhluk hidup yang berbagi planet ini.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/world-animal-day.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Hari ini, 4 Oktober dikenal sebagai Hari Binatang Sedunia.
Bukan tanpa tujuan, tapi punya maksud sebagai pengingat bahwa kita tidak hanya harus mencintai binatang yang kita pelihara, tetapi juga menghargai dan menghormati semua makhluk hidup yang merupakan bagian dari ekosistem manusia di bumi.
Meski binatang tidak dapat berbicara seperti manusia dalam komunikasi konvensional, bukan berarti harus mengabaikan.
Justru ini kesempatan bagi semua dapat memberikan suara kepada binatang yang tidak dapat berbicara untuk diri mereka sendiri.
Sejarah Hari Binatang Sedunia
Hari Binatang Sedunia telah ada sejak tahun 1925 ketika Heinrich Zimmermann mengorganisir perayaan pertama di Berlin.
Zimmermann, adalah penerbit majalah pecinta satwa Jerman, "Man and Dog," yang meluncurkan acara ini untuk meningkatkan kesadaran dan meningkatkan kesejahteraan satwa-satwa.
Baca juga: Dokter Hewan: Warga Toraja Utara Mulai Peduli Kesehatan Hewan Peliharaan
Kebetulan, 4 Oktober juga dikenal sebagai hari peringatan Santo Fransiskus dari Assisi, santo pelindung bagi binatang.
Dikasihi oleh semua umat Katolik, Santo Fransiskus terkenal karena kemampuannya yang luar biasa dalam berinteraksi dengan binatang dan semua makhluk hidup.
Santo Fransiskus juga merupakan nama paus yang dipilih untuk Sang Suci Paus Fransiskus.
Baca juga: Pedagang Soroti Ulah Oknum Dokter Hewan di Toraja Utara, Sering Live FB Saat Tindaki Kerbau Warga